5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Duta Besar Amerika Serikat (AS) Untuk Perserikatan Bangsa-bangsa Nikki Haley (kiri)
Dream - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-bangsa Nikki Haley, mencatat dan melaporkan ke Presiden AS Donald Trump negara-negara yang menolak pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Penolakan itu muncul saat sidang Dewan Keamanan PBB pada Selasa, 19 Desember 2017.
" Presiden akan mengawasi pemungutan suara secara hati-hati dan meminta saya melaporkan kembali, negara-negara yang memberikan suara menentang kami," kata Haley, kepada Arab News, Rabu, 20 Desember 2017.
" Kami akan mencatat masing-masing dan setiap suara mengenai masalah ini," tulisnya kepada beberapa duta besar PBB.
Dewan Keamanan PBB akan kembali menggelar sidang pada Kamis, 21 Desember 2017 untuk menggelar pemungutan suara mengenai pengakuan AS kepada Yerusalem.
Di Twitter pribadinya , Haley mencuit bahwa " AS akan mengingat nama negara" selama pemungutan suara pada esok hari.
Turki dan Yaman meminta PBB menggelar pertemuan khusus atas nama Liga Arab dan Organisasi Kerja sama Islam (OKI). Kedua negara itu merupakan inisator resolusi penolakan Yerusalem yang kemudian diveto AS.
Duta Besar Palestina Riyad Mansour mengatakan bahwa dia mengharapkan " dukungan yang luar biasa" atas tindakan AS tersebut. Dia menyatakan, Yerusalem merupakan sebuah isu " untuk diselesaikan melalui negosiasi" antara Israel dan Palestina.
" Majelis Umum akan mengatakan, tanpa rasa takut akan hak veto, bahwa masyarakat internasional menolak untuk menerima posisi sepihak Amerika Serikat," kata Mansour. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?