Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Badai Matahari
Dream - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menangkap fenomena solar flare atau badai matahari pada Rabu 10 September. Para ilmuwan memprediksi badai matahari tersebut akan sampai ke Bumi pada hari Jumat atau Sabtu waktu Indonesia.
Dikutip Dream dari laman NASA, Kamis 11 September 2014, lidah matahari itu dilepaskan di sunspot atau bintik hitam matahari yang disebut Wilayah Aktif 2158. Badai memiliki kekuatan X1,6. Sehingga digolongkan dalam kategori badai matahari `ekstrem`.
Sementara, Direktur pada Space Weather Prediction Center (SPWC), Tom Berger, mengatakan badai matahari ini memiliki kecepatan 'sedang', yakni sekitar 4,02 juta kilometer perjam.
Sehingga kemungkinan akan sampai ke planet Bumi sekitar hari Jumat, atau Sabtu waktu Indonesia. Namun bisa juga lebih lambat.
"Terjadi sebuah ledakan magnetik raksasa di matahari," kata Berger dikutip dari laman Phys.org.
"Karena badai tersebut mengarah ke bumi, kitsetidaknya akan menerima awan plasma dan magnet berenergi tinggi yang dapat mengganggu medan magnet Bumi yang kadang-kadang menyebabkan masalah listrik untuk sementara."
Badai matahari dalam skala kecil memang tidak berbahaya bagi manusia karena dapat dinetralisir oleh kutub magnet bumi. Namun, badai matahari dalam skala besar dapat mematikan beberapa sumber listrik.
Namun menurut Berger, badai matahari kali ini tidak akan berdampak signifikan karena hanya melintas di atas Bumi. Setidaknya itulah kesimpulan yang iperoleh dari hasil perhitungan data satelit terhadap energi partikel yang sudah dilepas dari matahari.
Meski demikian, beberapa sumber listrik dan komunikasi diprediksi akan mengalami gangguan sementara akibat perubahan medan magnet Bumi.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
