Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ketua Dewan Etik AMSI Bagir Manan (Foto: Merdeka.com/dwi Narwoko)
Dream - Ketua Dewan Etik Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bagir Manan berpendapat penetapan Hari Pers Nasional (HPN) disamakan dengan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus. Pendapat ini disampaikan Bagir karena munculnya silang pendapat mengenai kapan sebenarnya HPN tersebut.
“Kalau paling gampang kapan tonggak pers, tapi tidak ketemu titiknya. Bagaimana kalau HPN disamakan dengan sejak Republik ini berdiri saja, 17 Agustus,” kata Bagir, Senin, 12 Februari 2018.
“Biar sepakat dan tak ada yang merasa paling benar,” ucap dia.
Seperti diketahui, dua asosiasi jurnalis, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mendesak agar pelaksanaan HPN direvisi.
Keinginan itu muncul karena HPN pad 9 Februari sejatinya bertepatan dengan hari kelahiran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Padahal, kata Bagir, organisasi wartawan bukan hanya PWI.
Bagir paham gejolak penggantian tanggal itu dipicu ulah Ketua PWI Margiono yang tidak memiliki etika yang kuat karena terjun ke politik praktis sebagai calon bupati Tulungagung tapi masih menjabat ketua PWI. Kondisi ini mencederai etika independensi wartawan dan menjatuhkan kredibilitasnya.
“Ya Margiono merasa perlu untuk tampil pidato di depan Presiden, dengan memberikan pujian supaya mencerminkan bahwa dia mendukung Jokowi dan berharap dapat dukungan pencalonannya,” kata Bagir.
“Saya sedih, kok kepala institusi wartawan seperti itu,” ujar dia.
Ke depannya, dia berharap HPN dapat dilaksanaan bukan hanya dari pengurus Dewan Pers, namun juga salah pengurus organisasi lainnya. "Yang penting kepanitiaan dikoordinasi Dewan Pers,” ujar Bagir. (ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari