Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Seorang balita di Provinsi Liaoning, Tiongkok terpaksa dibawa ke rumah sakit setelah tertusuk sumpit yang tembus hingga ke otaknya.
Kejadian itu bermula ketika balita dengan nama panggilan Hang Hang itu berlarian di dalam rumahnya sambil membawa sumpit. Ketika tersandung, salah satu sumpit menancap di hidungnya.
Kedua orangtua Hang Hang langsung mencabut sumpit tersebut dan melarikannya ke rumah sakit.
Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa Hang Hang baik-baik saja.
Menurut laporan Tomo News dikutip Shanghaiist.com, Rabu 11 Maret 2015, beberapa hari kemudian Hang Hang jatuh sakit dan mulai muntah-muntah. Dia langsung dibawa ke rumah sakit anak untuk menjalani operasi kecil.

Untuk sementara waktu, Hang Hang terlihat baik-baik saja. Namun tak lama kemudian Hang Hang koma. Saat dokter melakukan rontgen, mereka menemukan bagian sumpit yang masih menancap di otak anak tersebut.
Beruntung, dokter berhasil mencabut sisa-sisa sumpit tersebut dari otak Hang Hang. Sejak itu, bocah berusia 1,5 tahun itu sadar dari komanya. (Baca: Mati Suri 36 Kali Sampai Uang Rp 390 Juta Dibakar Istri)
Namun dokter mengatakan keluarganya tidak akan tahu seberapa parah kerusakan otak Hang Hang hingga dia menjadi dewasa. (Ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains