Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Bayi Corona (Shutterstock)
Dream - Bayi berumur 11 bulan dari Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sehingga total pasien Covid-19 di Lampung yang sembuh hingga kini mencapai 102.
" Pasien kami yang sembuh, yakni nomor 55 seorang bocah umur 11 bulan, laki-laki," kata Kepala Dinas Provinsi Lampung, Reihana, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 9 Juni 2020.
Bayi tersebut terkonfirmasi terpapar virus corona sejak 5 Mei 2020 dengan memiliki riwayat bronkopneumonia. Balita itu menjalani isolasi secara mandiri, sebab keadaannya sehat.
Selain itu, Dinkes juga mencatat adanya penambahan satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung. Hingga saat ini total kasus positif Covid-19 di Lampung berjumlah 145.
" Dengan adanya penambahan satu pasien dari Kabupaten Lampung Tengah ini jumlah pasien kita menjadi 145 yang sebelumnya 144," jelasnya.
Reihana menambahkan, saat ini pasien tersebut sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien itu termasuk orang tanpa gejala (OTG) yang yang terkonfirmasi positif virus Corona.
Dari 145 pasien positif COVID-19 di Lampung, tingga 32 orang yang sedang dalam perawatan. Sebelas lainnya meninggal dunia dan 102 pasien dinyatakan sembuh.
Sedangkan, pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung hingga kini mencapai 130 orang dengan rincian 17 masih dalam perawatan, 88 dinyatakan negatif COVID-19 dan 25 meninggal dunia.
Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 3.269 dengan 70 orang masih dalam pemantauan, 3.191 telah selesai dipantau selama 14 hari dan delapan lainnya meninggal dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya