7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Public Expose Baznas Mengenai Penerimaan Zakat 2018 (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Pusat Kajian Badan Amil Zakat Nasional (Puskas Baznas) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) merilis hasil riset indeks kenaikan zakat nasional sepanjang 2018. Hasil dari kajian menemukan adanya peningkatan pengumpulan zakat nasional 2018 sebesar 0,51 persen, sementara pada 2017 hanya 0,48 persen.
" Nilai ini termasuk dalam rentang kinerja cukup baik," kata Direktur Puskas Baznas, Irfan Syauqi Beik, Jumat, 21 Desember 2018.
Irfan mengatakan, meningkatnya indeks zakat nasional juga berdampak pada kesejahteraan penerima zakat, mustahik, yang terlihat dalam indeks kesejahteraan Baznas sebesar 0,76 persen.
Irfan mengatakan, tujuan public expose bertema Refleksi Pengelolaan Zakat Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0 itu bertujuan menyampaikan kinerja atau apa yang sudah dilakukan Baznas selama tahun 2018.
" Pada public expose Puskas 2018 kali ini ditampilkan produk-produk karya ilmiah Puskas BAZNAS yang dilakukan sepanjang 2018," ucap Irfan.
Anggota Baznas, Nana Mintarti, mengatakan public expose juga menjadi upaya mendiseminasikan hasil riset dan kajian kepada masyarakat.
" Apa yang dilakukan dan telah dikerjakan diukur melalui kajian-kajian dan riset yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik sebagaimana yang telah dilakukan oleh Puskas BAZNAS," ujar Nana.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?