Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyerahan Bantuan Dari Kimia Farma Ke Baznas Untuk Korban Gempa Dan Tsunami Palu (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - PT Kimia Farma (Persero) Tbk menyalurkan bantuan Rp150 juta untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Bantuan itu disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Direktur Umum dan Human Capital PT Kimia Farma (Persero) Tbk, Arief Pramuhanto mengatakan, bantuan ini merupakan wujud kepedulian Kimia Farma terhadap korban bencana alam.
" PT Kimia Farma memiliki komitmen kuat untuk membantu saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan, termasuk para korban bencana di Sulawesi Tengah," ujar Arief di Kantor Pusat Kimia Farma, Jakarta, Rabu, 12 Desember 2018.
Arief berharap bantuan ini bisa meringankan beban pada korban yang di Sulawesi Tengah, terlebih ada dari para korban yang kini kehilangan harta bendanya.
" Kami harus pastikan saudara-saudara kita sehat sehingga bisa kembali beraktivitas dengan semangat," kata dia.
Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta melaporkan, lembaganya selama ini telah menyalurkan bantuan untuk membuat klinik portabel, obat-obatan, dan sekolah darurat. Beberapa fasilitas umum dan masjid darurat juga dibuat untuk mempermudah akses para korban.
" Yang kami butuhkan setelah dua bulan bencana itu kan relawan keluarga, justru fase lebih susah, jadi kami perkuat klinik, sekolah, dan air bersih," kata Arifin.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya