Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kronologi Pembakaran Polsek Ciracas, Dipicu Setang Motor Senggol Kepala?

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 12 Desember 2018 12:23
Kronologi Pembakaran Polsek Ciracas, Dipicu Setang Motor Senggol Kepala?
Kapolda Metro Jaya meminta pelaku diamankan dalam waktu 2 x 24 jam.

Dream - Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur dini hari dibakar oleh sejumlah orang. Diduga, pembakaran itu buntut dari kasus pengeroyokan tujuh sampai sembilan orang terhadap anggota TNI di kawasan Cibubur pada Senin, 10 Desember 2018.

Kapendam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi, meminta anggota TNI dan masyarakat agar jangan bertindakan di luar batas hukum.

" Kami imbau kepada masyarakat maupun kepada anggota TNI yang lain menahan diri," ujar Kristomei, Rabu, 12 Desember 2018.

Menurut Kristomei, TNI menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. 

Kristomei menjelaskan, Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya semalam langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menenangkan suasana. Sekaligus berkoordinasi untuk penanganan kejadian.

Hingga kini, kata dia, pihaknya belum mengetahui apakah ada anggota TNI yang terlibat dalam pembakaran Mapolsek Ciracas itu.

" Sementara belum ada, karena belum ada indikasi ada anggota Kodam Jaya yang terlibat di situ. Kalaupun ada kami akan ambil langkah tindak lanjut," ujar Kristomei.

1 dari 2 halaman

Kapolda Perintahkan Penangkapan

Sementara, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis meminta kepada seluruh jajarannya untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan. Dia memberi waktu penangkapan 2 x 24 jam.

" Sudah diberi waktu 2x24 jam (untuk mengamankan pelaku)," ujar Idham, Rabu 12 Desember 2018.

Idham menduga, pembakaran Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur oleh sejumlah orang karena buntut pengeroyokan terhadap dua anggota TNI.

" Kemungkinan analisisnya ke sana," ucap dia.

 

2 dari 2 halaman

Kronologi

Kasus pengeroyokan ini bermula pada Senin, 10 Desember 2018. Anggota TNI AL bernama Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda terlibat keributan dengan tujuh sampai sembilan orang di kawasan pertokoan Arundina, Cibubur.

Awalnya, Komarudin sedang mengecek knaplot tiba-tiba seorang tukang parkir menggeser motor dan mengenai kepala Komarudin.

Komarudin sempat menegur tukang parkir tersebut. Tapi, sang tukang parkir tidak terima dengan teguran itu dan terjadilah ceckok hingga akhirnya berujung pada pengeroyokan.

Beri Komentar