Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Beginilah Gambaran Kondisi Dunia Setelah Kiamat Iklim. (Foto: Fabien Barrau)
Dream - Keadaan Bumi saat ini terus mengalami perubahan yang justru mengarah ke kerusakan dan kehancuran.
Banyak sineas berusaha menggambarkan keadaan bumi ketika akhir dunia itu terjadi dengan membuat film dan dokumenter. Menggunakan narasumber dari para ahli mereka mencoba memperlihatkan kondisi Bumi ketika terjadi pemanasan global.
Menurut sebagian ilmuwan, pemanasan global yang saat ini terjadi merupakan awal dari kehancuran Bumi.
Selain para sineas, banyak orang juga menuangkan penggambarannya tentang dampak mengerikan dari pemanasan global ini lewat karya seni.
Salah satunya dengan membuat foto gambaran 'kiamat' iklim yang melanda Bumi dan seisinya, menggunakan Photoshop.
Dilansir dari Instagram seniman Prancis Fabien Barrau, inilah gambaran kondisi dunia setelah terjadi 'kiamat' iklim.
Mengutip laman Dezeen.com, Fabien Barrau merupakan seniman digital Prancis yang menggunakan fotografi drone miliknya untuk membuat montase foto tentang karya arsitektur ternama yang mungkin hancur setelah kiamat akibat perubahan iklim .
Disebut Berita Dari Masa Depan, rangkaian foto-foto karyanya menggambarkan landmark arsitektur terkenal di tempat-tempat seperti Paris, Roma, New York dan London terendam di bawah gelombang atau tertahan pasir gurun.
" Saya mencoba membayangkan apa yang akan terjadi jika terjadi penggurunan, kenaikan lautan, atau tropisisasi suatu wilayah," kata Barrau kepada Dezeen.
Saat peradaban sekitarnya hancur dan berubah jadi padang pasir, Coliseum di Roma, Italia tetap kokoh berdiri di tahun 2219.
View this post on Instagram
Kondisi sekitar Taj Mahal pada 2131. Pada awal abad ke-22, pemanasan global menyebabkan wilayah Taj Mahal mengalami periode hujan yang sangat deras dan berkepanjangan.
View this post on Instagram
Beginilah kondisi perpustakaan Abbey di Biara Admont, Austria, ribuan tahun yang akan datang.
View this post on Instagram
Kota New York di masa depan pada tahun 2476. Semuanya tinggal kenangan.
View this post on Instagram
Di masa depan, kota-kota besar telah lama ditinggalkan sehingga berubah jadi hutan mengerikan. Ini penampakan Chicago pada tahun 2323.
View this post on Instagram
Hilangnya Kota Paris dengan Menara Eiffel ikoniknya, berganti menjadi padang pasir tandus yang menyeramkan.
View this post on Instagram
Ketika es yang mencair benar-benar jauh lebih kuat dari yang diperkirakan pada 2119. Patung Liberty pun hampir tenggelam.
View this post on Instagram
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya