Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Putri Lolowah Binti Mohammed Bin Abdullah Al Saud (Foto: World Economic Forum)
Dream - Salah satu putri kerajaan Arab Saudi, Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud, menjadi korban penipuan di Bali.
Lolowah menjadi korban penipuan saat membeli sebidang tanah dan properti vila di Bali dengan harga sekitar US$36 juta atau sekitar Rp512 miliar.
" Laporan polisi bulan Mei 2019. Pelapor Edvardo Paulo Lopes Gomes selaku kuasa hukumnya," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo, dikutip dari Merdeka.com, Rabu 29 Januari 2020.
Menurut Ferdy, terlapor kasus penipuan ini berinisial EMC alias Evie dan EAH alias Eka. Selain penipuan, para terlapor juga diduga melakukan penggelapan dan pencuciaan uang.
Fredy menambahkan, Putri Lolowah telah mengirimkan uang dengan total US$36 juta sejak 27 April 2011 sampai 16 September 2018. Uang itu dikirim untuk pembelian tanah, juga pembangunan vila Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.
" Namun sampai dengan tahun 2018, pembangunan belum selesai," kata dia.
Berdasarkan penghitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ni Made Tjandra Kasih terkait bangunan yang sudah didirikan, nilai Vila Kama dan Amrita Tedja berdasarkan kondisi fisik sekitar Rp37 miliar lebih.
" Nilai bangunan yang telah dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan," kata Ferdy.
Hingga saat ini tanah dan vila yang telah didirikan itu masih atas nama EMC. Padahal dalam perjanjian, akan ada proses balik nama atas perusahaan PT Eastern Kayan.
Pada Maret 2018, EMC juga menawarkan sebidang tanah kepada Putri Lolowah dengan luas 1.600 meter persegi di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, yang seolah-olah tanah tersebut dijual pemiliknya.
" Kemudian korban mengirimkan sejumlah uang sebesar 500 ribu USD kepada tersangka. Akan tetapi setelah dikonfirmasi, tanah tersebut oleh pemilik tidak pernah mau dijual," ujar dia.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Berbicara tentang Arab Saudi, maka yang terbayang adalah negara panas dengan unta menghiasi jalanan dan gurun pasir.
Tapi, sebuah klip video yang viral memperlihatkan pemandangan aneh. Gurun pasir di Negeri Petro Dolar itu berubah putih karena tertutup salju.
Turunnya salju di Arab Saudi itu mengejutkan netizen. Karena Arab Saudi umumnya dikenal sebagai daerah gurun, panas, dan kering.
Banyak yang mengaitkan turunnya salju di Arab Saudi dengan tanda-tanda akhir zaman.
Lantas, bagaimana salju bisa turun di padang pasir di Arab Saudi? Ada fenomena apakah di wilayah tersebut?
Menurut laporan, wilayah Arab Saudi yang tertutup salju ini adalah Tabuk. Kota ini terletak sekitar 193 kilometer dari Laut Merah.
Fenomena langka ini terjadi setelah badai hebat menyebabkan hujan salju di gurun pasir di Tabuk. Akibat Tabuk tertutup oleh salju, suhu di daerah itu sekarang mencapai 4 derajat Celcius.
Bahkan bisa dibilang Tabuk sekarang menjadi satu-satunya kota paling dingin di Arab Saudi.
Menurut pakar meteorologi senior AccuWeather, Eric Leister, fenomena ini terjadi sebagai akibat badai yang melanda Eropa Selatan.
" Badai dahsyat yang melanda Eropa Selatan dan Mediterania bergerak ke Timur Tengah minggu lalu. Hal ini mendorong udara dingin masuk ke Tabuk sehingga menghasilkan salju," kata Leister.

Dari beberapa video yang viral di dunia maya, unta-unta terlihat berjalan dan merumput di tengah salju, bukannya pasir.

Bukan itu saja, foto-foto yang beredar di jagat maya memperlihatkan rumah, mobil dan jalan tertutup salju tebal.
Penampakan salju sebenarnya bukan hal yang aneh di Arab Saudi. Karena salju pernah turun di wilayah itu pada bulan April 2019.

Jika badai dahsyat menghasilkan salju di Tabuk, maka hal serupa juga terjadi Iran, Pakistan dan Afghanistan.
Di ketiga negara itu bahkan menyebabkan terjadinya bencana banjir besar dan longsor salju.
Sumber: Lobak Merah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya