Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cawapres Ma'ruf Amin Di Kediamannya, Jalan Situbondo, Jakarta (Foto: Liputan6.com)
Dream - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif, KH Ma'ruf Amin berulang tahun ke-76 tahun. Di hari ulang tahunnya, calon wakil presiden pendamping Joko Widodo itu masih menjalani safari politik.
Di sela-sela kesibukannya, Ma'ruf membagikan cerita mengenai nama aslinya.
“ Ayah memberi saya nama Ma'ruf Al Kharki,” kata Kiai Ma'ruf, dalam buku KH Ma’ruf Amin, karya Anif Punto Utomo.
Nama Al Kharki sebetulnya diambil dari ahli sufi dari Persia, Abu Mahfudz bin Firus Al Kharki.
Tapi, Al Kharkhi tak sempat bergema di Desa Kresek, Tangerang, Banten.

Wajah Maruf Amin ketika muda
Nama tersebut juga tak pernah tertulis di dokumen legal. Sehingga nama belakang ayahnya yaitu Kiai Muhammad Amin yang tercatat karena sangat dihormati. Mulai dari ijazah sekolah dasar hingga Madrasah.
“ Jadilah namanya Ma’ruf Amin” kata dia.
Di hari ulang tahunnya ini, Ma'ruf juga membagikan cara menjaga stamina. Ma'ruf mengaku kesibukannya tak ubahnya pekerjaan rutin selama ini. Sebagai Ketua MUI, Ma'ruf tak henti berkeliling untuk kepentingan umat.
“ Ini seperti pekerjaan rutin. Saya biasa keliling daerah. Kuncinya saya mengalir seperti biasanya,” ujar dia.
Ma’ruf Amin lahir 11 Maret 1943 di Desa Kresek. Dia merupakan anak semata wayang pasangan KH Muhammad Amin dan Hj Maimunah.
Muhammad Amin merupakan pengasuh pesantren di Koper, Desa tetangga Kresek.
Saat Ma’ruf Amin lahir, Kampung Kresek baru diusik kedatangan pasukan Jepang yang baru saja mengalahkan Belanda. Jepang mendarat di Teluk, Banten, bersamaan dengan pendaratan di eretan Cirebon 1 Maret 1942.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya