Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Kemenag.go.id)
Dream - Bank Indonesia kembali menggelar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tahun 2022 yang ke-9 pada 5 hingga 9 Oktober di Jakarta Convention Center (JCC). ISEF diselenggarakan dalam rangka mewujudkan Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia.
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin yang membuka gelaran ISEF meminta ilmu ekonomi dan keuangan syariah dapat menjadi kurikulum di pondok pesantren.
" Pesantren di seluruh pelosok negeri harus terus kita dorong untuk menggalakkan kegiatan dan pembelajaran di bidang ekonomi dan keuangan syariah di dalam kurikulumnya," ujar Wapres Ma'ruf Amin, Kamis 6 Oktober 2022.
Menurutnya, ekonomi syariah yang tumbuh dari pesantren dapat membangkitkan perekonomian Indonesia.
" Selain dapat meningkatkan pasokan pangan dan komoditas nasional, ekonomi pesantren juga mampu menembus pasar ekspor," ujar Wapres.
Ekonomi syariah, menurut Ma'ruf Amin, juga dapat diandalkan untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan karena bertumpu pada sektor riil. Sehingga berperan penting dalam pengamanan pasokan nasional.
" Dana sosial syariah lah yang menjadi salah satu pilar ekonomi dan keuangan syariah, telah didistribusikan kepada masyarakat untuk membantu menjaga daya beli masyarakat," papar Ma'ruf Amin.
Selain itu, menurut Ma'ruf Amin, adanya Ziswaf (zakat, infak, sedekah, wakaf) juga menjadi instrumen yang efektif untuk pemberdayaan ekonomi umat. Ini diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan serta ketimpangan sosial ekonomi.
Sumber: Kemenag.go.id
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu