Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (liputan6.com)
Dream - Penemuan sebuah pohon mengejutkan dunia ilmiah. Sebab, pohon tersebut tumbuh di tempat yang tidak sewajarnya. Pohon itu tumbuh di dalam sebuah gua.
Yang lebih mengagetkan, pohon itu ternyata tumbuh dari perut manusia. Tepat di bawah pohon tersebut ditemukan jasad yang sudah lama meninggal.
Dikutip dari Mirror, jenazah tersebut diketahui bernama Ahmet Cemal Hergune. Dia tewas dalam konflik yang terjadi di Siprus Yunani dan Siprus Turki pada 1974.
Selama tiga dasawarsa lebih, jasad Hergune tidak diketahui rimbanya. Baru pada 2011, jenazah pria itu berhasil ditemukan oleh seorang peneliti.
Peneliti tersebut menemukan sebuah pohon ara tumbuh di tempat yang tidak semestinya. Dia kemudian menggali tanah di bawah pohon itu.
Seketika, dia terkaget ketika menemukan jenazah manusia. Pohon ara itu tumbuh tepat di bagian perut jenazah tersebut.
Hergune diketahui sempat memakan buah ara. Hergune meninggal bersama dua orang lainnya akibat terkena ledakan dinamit di dalam gua.
Ledakan tersebut menimbulkan lubang yang memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalamnya. Diduga, hal itu membuat biji ara di dalam perut Hergune dan berkembang menjadi pohon besar.
Tetapi, belakangan investigasi yang dimuat dalam Cyprus Mail menyebutkan fakta yang berbeda. Rupanya, kisah yang sempat menjadi buah bibir di Siprus tersebut hanyalah kabar burung alias bohong.
Investigasi tersebut menemukan fakta pohon ara itu tumbuh di tepi laut, bukan di dalam gua. Juga tidak dari biji yang ditelan manusia.
Sumber dari komite orang hilang mengatakan kisah ajaib tersebut hanya merupakan cara orang-orang untuk menghibur hati keluarga Hergune.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya