Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jokowi Dan Prabowo (Foto: Tangkapan Layar Vidio.com)
Dream - Ajang demokrasi Pemilihan Presiden 2019 berlangsung kurang dari setahun lagi. KPU telah mengumumkan Pilpres bakal diikuti dua pasangan calon presiden-calon wakil presiden.
Capres petahana, Joko Widodo, menggandeng KH Ma'ruf Amin sebagai Cawapres. Pasangan ini mendapat nomor urut 1.
Sedangkan Capres Prabowo Subianto maju dengan menggandeng Cawapres Sandiaga Uno. Pasangan ini ditetapkan mendapat nomor urut 2.
Sejumlah lembaga survei juga telah melakukan survei terkait elektabilitas masing-masing calon. Dalam beberapa survei, Jokowi masih unggul dari Prabowo.
Meski begitu, bukan berarti elektabilitas Prabowo tidak berpotensi terdongkrak. Prabowo masih punya cukup waktu untuk meningkatkan elektabilitasnya.
Berikut hasil survei elektabilitas Jokowi dan Prabowo terkini, dikutip dari Merdeka.com:
Survei LSI dijalankan menggunakan metodologi multistage random sampling terhadap 1.200 responden dengan margin of error 2,9 persen.
Pengumpulan data dikerjakan pada 12-19 Agustus 2018 menggunakan teknik wawancara tatap muka.
" Jokowi-Ma'ruf 52,2 persen, Prabowo-Sandi di angka 29,5 persen, 18,3 persen rahasia atau belum memutuskan," ujar peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby.
Lembaga survei politik, Indikator, menggelar survei elektabilitas dengan pengumpulan data pada 1-6 September 2018.
Survei ini menggunakan metode simple random sampling ditetapkan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survei yang melibatkan 1.220 responden ini sebanyak 57,7 persen memilih Jokowi dan 32,3 persen ke Prabowo. Sedangkan 1 persen responden memilih golput dan 9 persen lainnya memilih tidak menjawab.
Lembaga survei ini menggelar survei elektabilitas pada 12-18 Agustus 2018. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat margin of error ditetapkan 2,53 persen dan melibatkan 1.500 responden.
Hasilnya, 53,63 persen responden memilih Jokowi. Sdangkan pemilih Prabowo sekitar 35,2 persen.
(ism, Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya