Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pembukaan GESS Indonesia (istimewa)
Dream - Perkembangan dunia yang semakin maju menuntut adanya peningkatan kualitas di segala bidang, termasuk pendidikan. Standar kualitas pendidikan patut didorong demi menggapai persaingan global.
Era industrialisasi yang kini semakin canggih membutuhkan sumber daya yang kreatif. Hal itu bisa dihasilkan melalui pendidikan dengan kualitas yang bermutu.
" Pendidikan harus menjawab kebutuhan baru di industri dan pekerjaan," ujar Staf Ahli bidang Inovasi dan Daya Saing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ananto Kusuma Seta, saat pembukaan Global Educational Supplies & Solutions (GESS) Indonesia 2018 di Jakarta, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Rabu 26 September 2018.
Ananto menegaskan pendidikan harus membentuk kreativitas, jiwa kepemimpinan dan kemampuan beradaptasi.
" Serta kemampuan pemecahan masalah dalam ruang lingkup guru dan murid kita," kata dia melanjutkan.
Konsultan Pendidikan Internasional, Matt Harris, mengatakan teknologi berperan penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. Penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar dapat memicu terbentuknya keahlian pada peserta didik.
" Penggunaan teknologi dapat berhasil jika hal tersebut menciptakan keahlian dan meningkatkan pengetahuan pada muridnya," kata Harris.
Hal senada disampaikan seorang guru dari Jakarta Utara, Sri Shartini. Tetapi, Sri menyayangkan teknologi belum dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan.
" Saya berharap bisa mendapatkan pengetahuan dari para para ahli pada acara GESS Indonesia ini dan bisa dipakai dalam proses belajar mengajar di kelas sehingga dapat membantu murid-murid menjadi lebih baik," kata Sri.
GESS Indonesia berlangsung hingga 28 September 2018. Forum ini membahas segala hal seputar pendidikan, termasuk inovasi dalam praktik belajar-mengajar terkini. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya