Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Instagram @cpnsindonesia.id
Dream - Beberapa waktu lalu, sejumlah guru honorer menjalani tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Guru yang menjalani PPPK merupakan guru yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bakal diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu.
Para guru yang berusia sepuh juga harus menjalani tes PPPK ini. Salah satunya adalah Imas Kustiani S.Pd. Dikutip dari akun Instagram @cpnsindonesia.id, Imas merupakan guru honorer K2 di SDN Wancimekar 1 Desa Wancimekar Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat berusia 53 tahun.
Beliau rupanya terkena stroke. Untuk berjalan menuju tempat ujian, Imas harus menggunakan tongkat hingga kelelahan. Ia bahkan sampai duduk sambil menangis. Tak tega melihat Imas, petugas ujian langsung membantu.

Salah satu petugas akhirnya menggemblok Imas ke ruang ujian. Tak kuasa menahan kesedihan, Imas sampai mengucap " Allahuakbar" berkali-kali. Sampai akhirnya duduk di tempat ujia, Imas terus menangis.
Rupanya sudah 7 tahun Imas mengidap stroke sudah 7 tahun. Dalam kondisi demikian, ibu guru penuh pengabdian itu tetap semangat mengajar, meskipun statusnya masih honorer.

Pemilik ijazah Sarjana Satu bidang Pendidikan, ini berharap ujian yang diikuti bisa meningkatkan statusnya dari Guru Honorer K2 menjadi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
View this post on Instagram
Dream – Pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dalam proses CPNS 2021 tak hanya soal ujian-ujian rumit. Banyak cerita menggeltik dari ulah para peserta tes yang terpaksa mengeluarkan `jurus mepet` karena tak mengikuti syarat yang diberlakukan panitia.
Beragam persyaratan memang harus dipenuhi calon peserta CPNS 2021 untuk bisa menjadi abdi negara. Selain syarat administrasi dan mengikuti ujian, mereka juga harus mematuhi ketentuan saat mengikuti berbagai tahapan seleksi.
Salah satunya adalah ketentuan peserta seleksi CPNS 2021 untuk berpakaian rapi khas hitam putih layaknya anak kuliah magang. Para peserta juga wajib mengenakan sepatu hitam. Tapi apa jadinya jika seseorang tak memakai sepatu sesuai ketentuan mengikuti ujian CPNS?
Belakangan viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seseorang sedang mengikuti ujian CPNS.
Seperti biasanya, tes CPNS mewajibkan para peserta untuk mentaati peraturan yang sudah ditetapkan. Salah satunya mengenai seragam saat ujian.
Biasanya seragam yang digunakan adalah baju hitam dan bawahan putih lengkap dengan sepatu hitam.

Dilansir dari akun TikTok @tiktok.kan_aja, tampak seseorang menunjukkan sepatu hitamnya ke kamera.
Akan tetapi saat dilihat semakin dekat, ada yang aneh mengenai penampilan sepatu tersebut. Rupanya si pengguna lupa tidak mengenakan sepatu hitam.

Lakban itu tampak menutupi seluruh bodi sepatu. Alhasil sepatunya penuh dengan lakban agar kelihatan hitam.
“ Sepatu polos hitam ya gaes kalo mau ujian cpns, biar ga gini, dilakban,” tulis keterangan video.
Cerdas sekali ya, pemirsa!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam