Takut Mengundang Tikus, Pembuang Kue Pai Sembrono Ini Didenda Rp7 Juta

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 19 November 2018 08:00
Takut Mengundang Tikus, Pembuang Kue Pai Sembrono Ini Didenda Rp7 Juta
Pria ini membuang sampah dari mobil, lalu pergi begitu saja.

Dream – Sejak kecil, kita selalu diajarkan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sampah harus dibuang ke tempat sampah.

Nasihat yang sering kita dengar adalah membuang sampah sembarangan bisa-bisa menimbulkan masalah, seperti banjir. Tapi di negara lain, kebiasaan buruk ini bisa berdampak lebih parah.

Di County Durham, Inggris, ulang si pembuang sampah bisa membuat kantong makin menipis.

Dikutip dari Metro, Sabtu 17 November 2018, pria bernama John Gallagher didenda 380 poundsterling (Rp7,1 juta) setelah membuang kulit pai ke luar jendela mobil. Gallagher dituduh membuang sampah sembarangan di Bishop Auckland, County Durham, Inggris.

Tapi, dia tidak datang ke pengadilan dan tak ada satu pun yang mewakilinya.

Pejabat Konsil County Durham, Ian Hoult, mengatakan Gallagher melempar kulit pai ke jalan, lalu pergi begitu saja. Insiden ini terjadi pada 29 Mei 2018 pukul 15.39 waktu setempat.

“ Sopir lelaki menjatuhkan kulit pai dari jendela sisi pengemudi, dan melaju pergi,” kata perwakilan dewan, Sarah Griggor.

Hakim menjatuhkan hukuman denda sebesar 380 poundsterling kepada Gallagher. Rinciannya, 130 poundsterling(Rp2,43 juta) biaya penuntutan, 120 poundsterling (Rp2,24 juta) sebagai denda, dan 30 poundsterling (Rp560.601) ganti rugi kepada korban.

Akhirnya, hakim memberikan denda sebesar 380 poundsterling kepada Gallagher.

1 dari 1 halaman

`Bisa Menarik Perhatian Tikus`

Perbuatan Gallagher bisa merugikan Bishop Auckland. Kepala Layanan Durham County Council, Oliver Sheratt, mengatakan pengadilan atas perbuatan Gallagher sebenarnya tidak perlu digelar. Tapi, perbuatan pria itu juga tidak bisa dibenarkan.

Sheratt mengatakan, selain mengotori jalan, kulit pai bisa menarik perhatian tikus.

“ Selain membuat penampilan tidak enak dipandang, (kulit pai) berpotensi bisa menarik tikus yang bisa menjadi risiko kesehatan bagi masyarakat,” kata dia.

Sheratt mengatakan pihaknya memang berusaha menangani kasus pelanggaran hukum tanpa perlu pengadilan, yaitu pelanggar membayar denda. Namun, Gallagher tidak mengindahkan aturan itu. 

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi