Suhu India Capai 46 Derajat Celcius, Burung-Burung Berjatuhan

Reporter : Cynthia Amanda Male
Minggu, 15 Mei 2022 13:34
Suhu India Capai 46 Derajat Celcius, Burung-Burung Berjatuhan
Suhu di negara bagian Gujarat Barat mencapai di atas 40 derajat Celsius selama beberapa minggu terakhir.

Dream - Tidak hanya di Indonesia, ternyata gelombang panas juga terjadi di India. Gelombang panas tersebut tidak hanya membuat masyarakat kurang nyaman, burung-burung di langit India Barat pun kelelahan serta dehidrasi.

Akibat gelombang panas yang berlangsung selama 3 bulan terakhir, burung-burung pun berjatuhan. Dilansir Independent.co.uk, suhu di negara bagian Gujarat Barat mencapai di atas 40 derajat Celsius selama beberapa minggu terakhir.

Bahkan saat ini, suhu di beberapa wilayah di India telah mencapai 46 derajat Celsius. Peneliti pun memperkirakan bahwa hal tersebut bisa menyebabkan burung berjatuhan setiap hari.

1 dari 2 halaman

Pengabaian Dampak Gelombang Panas

Burung Jatuh di India© Independent.co.uk

Foto: Independent.co.uk

Jatuhnya burung tidak hanya disebabkan oleh suhu yang tinggi. Dampak gelombang panas yang terus diabaikan juga menjadi salah satu penyebabnya.

Mungkin, masyarakat yang merasakan gelombang panas masih bisa mengatasi dampaknya dengan dirawat ke rumah sakit atau cara lain.

Namun, dampak gelombang panas pada hewan belum ditangani secara optimal. Dampaknya semakin terasa bagi hewan ketika gelombang panas kali ini diklaim sebagai salah satu yang paling buruk dalam beberapa waktu terakhir.

2 dari 2 halaman

Telah Dirawat di Rumah Sakit Hewan

Burung Jatuh di India© Independent.co.uk

Foto: Independent.co.uk

Berdasarkan penyelamat di rumah sakit hewan dikelola oleh organisasi nirlaba Jivdaya Charitable Trust di Gujarat, jumlah burung yang memerlukan penyelamatan telah meningkat 10 persen.

Sejumlah aktivis telah membawa burung yang jatuh ke rumah sakit untuk diberikan perawatan darurat. Salah satunya dengan menyuntikkan air ke dalam mulut menggunakan jarum suntik serta memberi mereka multi-vitamin berbentuk tablet.

Dengan begitu, diharapkan burung-burung yang terkena dampak gelombang panas sejak awal Maret dan diakibatkan perubahan iklim di India bisa bertahan hidup.

Beri Komentar