Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Carol Earl (Daily Telegraph)
Dream - Hijab bukan penghalang aktivitas. Itulah prinsip Carol Earl. Muslimah asal Australia ini memilih tetap mengenakan hijab meski harus bertarung di atas ring sebagai atlet Thai Boxing profesional.
" Saya yakin bahwa di dalam agama saya bahwa kami harus ditutupi (berhijab), itu cara kami sebagai muslimah," tutur Earl dikutip Dream.co.id dari Daily Telegraph, Sabtu 31 Mei 2014.
Muslimah berusia 39 tahun ini mengaku tak mudah bertarung dengan mengenakan hijab. Sempit, tak ada ventilasi, dan pastinya keringat akan lebih banyak bercucuran. " Dan Anda merasakan segalanya, ini tidak dirancang untuk menghindari luka," tutur dia.
Dalam kondisi tertutup rapat itu, Earl harus bergerak lincah. Meninju, menyikut, dan menendang, lawannya. Dia juga harus gesit menghindari pukulan-pukulan lawan yang bisa saja datang bertubi-tubi.
" Saya tidak melepas penutup kepala saat bertarung, walaupun (melepas) lebih mudah bagi saya," tambah ibu tiga anak yang berhijab sejak usia 26 tahun ini.
Panitia pertandingan selalu memeriksa hijab perempuan kelahiran Lebanon ini sebelum bertanding. Mereka ingin memastikan tak ada bahan pelindung di balik hijab yang dikenakan.
Karier Earl dalam Thai Boxing cukup cemerlang. Dia sudah bertanding 22 kali. Sebanyak 16 di antaranya berakhir dengan kemenangan. Gelar Pasifik Selatan dan Australia telah ia genggam.
Prestasi yang cemerlang membuatnya mendapat banyak penggemar. " Mereka semua mengatakan telah mengubah pandangan terhadap agama saya semenjak mengenal saya. Itu bukan prioritas saat saya pertama kali bertanding, namun saya bangga," tutur dia.
Perempuan yang tingal di Sydney barat ini merasa dihormati oleh masyarakat di lingkungannya. Meskipun di lingkungannya tak ada yang mengenakan hijab. " Saya merasa bagai duta bagi agama saya," ujar Earl.
Pada Jumat malam, Earl menghadapi juara dunia Tinju Thai asal Jerman, Meryem Uslu. Meryem telah bertanding 49 kali, 39 di antaranya berakhir dengan kemenangan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya