Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ganjil Genap Di DKI Jakarta (Liputan6.com)
Dream - Kota Bogor mulai memberlakukan kebijakan pelat nomor ganjil genap Sabtu, 6 Februari 2021. Kebijakan ini diterapkan hanya pada akhir pekan untuk mengantisipasi potensi kerumunan yang dapat menjadi sarana penyebaran Covid-19.
Kelapa Urusan Humas Polres Kota Bogor, Inspektur Satu Rachmat Gumilar, menjelaskan kebijakan ini berlaku untuk kendaraan dari luar Kota Bogor. Sedangkan kendaraan dengan pelat nomor Kota Bogor mendapat pengecualian.
" Untuk kendaraan pelat Kota Bogor tidak berpengaruh. Kendaraan luar Bogor saja yang kena ganjil genap," ujar Rachmat, dikutip dari Liputan6.com.
Kapolres Kota Bogor, Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro, mengatakan pihaknya akan mengerahkan 700 personil untuk berjaga di sejumlah titik pemeriksaan (check point). Titik tersebut ditempatkan di sejumlah jalur masuk Kota Bogor.
" Untuk penerapan (ganjil genap) di semua ruas jalan. Kita melakukan check point titik tertentu yang menjadi simpul masuk ke Bogor atau simpul pusat keramaian," kata Susatyo.
Titik pemeriksaan ditempatkan di Simpang Bubulak, Simpang Ciawi, Simpang Tol BORR, Simpang Pomad, Simpang Yasmin, Simpang Terminal Baranangsiang, Simpang Batutulis, Simpang Air Mancur, Simpang Empang, Simpang Gunung Batu, dan Simpang RSUD Kota Bogor.
" Penentuan kendaraan ganjil genap sesuai nomor terakhir kendaraan," ucap Susatyo.
Menurut Susatyo, penerapan ganjil genap diharapkan dapat mengurangi mobilitas kendaraan dari luar Kota Bogor. Sehingga penularan Covid-19 di Kota Hujan dapat ditekan, mengingat Kota Bogor saat ini masih berstatus zona merah.
" Adanya kebijakan ini kami harap masyarakat mendukung, karena semua ini demi masyarakat untuk tidak keluar rumah," kata dia.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat untuk menerapkan sistem ganjil genap. Hal ini untuk menekan mobilitas warga.
" Kami forkopimda sepakat untuk diberlakukan kebijakan ganjil genap di Kota Bogor untuk hari Jumat, Sabtu, dan Minggu selama 14 hari ke depan," kata Bima.
Menurut Bima, kebijakan ini disosialisasikan terlebih dulu pada Jumat, 5 Februari 2021. Ganjil genap baru berlaku pada Sabtu, 6 Februari di sejumlah ruas jalan utama Kota Bogor.
" Mulai Sabtu dan Minggu besok seluruh mobil dan motor bisa mematuhi ini," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya