Ridwan Kamil dan Emil Dardak Kompak Sebut PPKM Tahap I Efektif

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 5 Februari 2021 09:01
Ridwan Kamil dan Emil Dardak Kompak Sebut PPKM Tahap I Efektif
Ridwan dan Emil sama-sama menyatakan tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap prokes meningkat akibat PPKM.

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestiarto Dardak, kompak menyebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) efektif. Tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan semakin tinggi.

Menurut Ridwan, dari data yang didapat Rabu 3 Februari 2021, tingkat kepatuhan masyarakat Jawa Barat dalam menggunakan masker mencapai 83 persen. Padahal, di awal Januari hanya sebesar 50 persen.

Demikian pula dengan kepatuhan menjaga jarak meningkat menjadi 91 persen. Sementara sebelum PPKM kepatuhan masyarakat jaga jarak hanya 48 persen.

" Ini menunjukkan bahwa ada peningkatan luar biasa selama dua minggu saat kami menerapkan PPKM. Kalau ditanya PPKM ini efektif meningkatkan kedisiplinan, saya menjawab meningkatkan kedisiplinan," ujar Ridwan dalam diskusi virtual bertajuk 'Kepatuhan Datang, Disiplin Berkurang' disiarkan channel YouTube FMB9ID_IKP.

Selain itu, kata Ridwan, PPKM juga berhasil menurunkan angka keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar. Data terbaru menunjukkan tingkat keterisian rumah sakit sekitar 69 persen, turun 11 persen dibandingkan awal Januari 2021 mencapai 80 persen.

" Jadi saya simpulkan PPKM justru efektif karena tren kedisiplinan dan tren penurunan keterisian rumah sakit bagus," kata Ridwan.

1 dari 1 halaman

Senada dengan Ridwan, Emil Dardak menyatakan PPKM efektif menekan angka penularan Covid-19. Di Jatim, kata Emil, per 1 Februari 2021 tingkat penularan atau rate of transmission Covid-19 menjadi 0,79 persen.

" Rate of transmission yang berada di kisaran 1,1 (persen) di Jawa Timur pada awal PPKM kini mencapai 0,79 (persen) per 1 Februari kemarin," ucap Emil.

Tak hanya itu, PPKM juga meningkatkan kepatuhan masyarakat protokol kesehatan. Sayangnya, Emil tidak merinci angka kepatuhan masyarakat Jatim.

Emil mengakui memang ada perbedaan antara PPKM dengan PSBB. Meski demikian, dia menyatakan PPKM menimbulkan efek psikologis yang positif terhadap masyarakat.

" PPKM ini memberikan suatu dampak psikologis bahwa hal-hal 'Jangan dulu deh, lagi PPKM', padahal tidak dilarang," kata Emil.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar