Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Cegah MERS, Pulang Umroh Wajib Isi Kartu Kesehatan Khusus

Reporter : Kusmiyati
Selasa, 6 Mei 2014 12:08
Cegah MERS, Pulang Umroh Wajib Isi Kartu Kesehatan Khusus
Mereka diharuskan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan untuk mengantisipasi merebaknya kasus Middle East Respiratory Syndrome-coronavirus (MERS-CoV).

Dream - Warga Negara Indonesia yang baru pulang dari Tanah Suci atau Timur Tengah, termasuk jamaah umroh wajib diperiksa kesehatannya. Mereka diharuskan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan untuk mengantisipasi merebaknya kasus Middle East Respiratory Syndrome-coronavirus (MERS-CoV).

" Setibanya mereka di Indonesia harus diperiksa kesehatannya. Bukan hanya jamaah umroh tetapi semua yang datang dari Saudi Arabia. Jangan menunggu adanya gejala-gejala yang mengkhawatirkan," kata Wakil Menteri Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam perbincangan dengan Dream.co.id.

Salah satu upaya pencegahan kasus MERS ini untuk memastikan tidak adanya penularan virus corona itu ke Indonesia. Kementerian Kesehatan juga telah menyiapkan alat pengukur suhu tubuh (thermal scanner) untuk mereka yang tiba dari negara yang diduga sumber virus corona itu.

" Alat pengukur suhu tubuh kini mulai diberlakukan lagi sejak virus corona mulai memasuki Tanah Suci. Semua bandara yang punya pintu masuk ke daerah Timur Tengah khususnya Madinah dan Mekkah sudah dipasang alat pengukur ini. Termasuk di Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan," kata mantan Dekan Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta ini.

Pemeriksaan kesehatan dan pengisian kartu itu tidak hanya bagi WNI tapi juga semua warga negara Asing. Mereka yang baru datang dari Timur Tengah diwajibkan mengisi Health Alert Card atau kartu kewaspadaan kesehatan.

" Ada kartu khusus yang wajib diisi para WNA saat di bandara Indonesia. Dari kartu itu kita mengetahui informasi mengenai riwayat penyakit WNA itu. Mungkin dia pernah menderita atau ada kontak dengan pasien yang terjangkit virus berbahaya," tambah dia.

Beri Komentar