Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masjid Al Akbar Surabaya (http://www.panoramio.com/)
Dream - Indonesia makin getol mempromosikan pariwisata Tanah Air ke negara-negara Timur Tengah, khususnya Arab Saudi. Paket-paket syariah ditawarkan untuk menyedot pelancong dari jazirah Arab itu.
Arab Saudi merupakan pasar yang sangat potensial untuk bisnis pariwisata Indonesia. Namun selama ini belum digarap maksimal. Sehingga promosi wisata Indonesia ke kota-kota Arab Saudi semakin digencarkan.
" Meskipun wisatawan dari Arab Saudi relatif masih rendah dibanding pasar lain, kami yakin dengan kerja sama antara sektor publik dan swasta kedua negara, jumlah wisatawan ke Indonesia akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang," kata Direktur Promosi Pariwisata Internasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nisa Niscaya dikutip Arab News, Selasa 6 Mei 2014.
Tahun lalu, ada 15.703 pelancong asal Timur Tengah yang datang ke Tanah Air. Tahun ini diharapkan ada 214 ribu wisatawan dari Timur Tengah. Dari jumlah itu, 115 ribu diharapkan berasal dari Arab Saudi.
Meski tingkat kunjungan wisatawan Arab ke Indonesia masih rendah, Nisa optimis jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. " Apalagi mereka tinggal dalam jangka waktu lebih lama dan membelanjakan uangnya lebih banyak," tutur dia.
" Mereka biasanya tinggal lebih dari seminggu di Indonesia dan kami yakin paket paiwisata syariah potensial untuk menarik wisatawan muslim," kata Nisa.
Selama ini, turis-turis dari negara Arab yang datang ke Indonesia itu mayoritas berkunjung ke Jakarta, Jawa Barat, dan Bali. Namun, mereka perlu menjelajahi wilayah lain di Indonesia.
" Indonesia berencana mempromosikan pariwisata syariah untuk menarik keluarga Saudi ke Indonesia yang sesuai dengan setiap aspek pariwisata apakah keindahan alam atau dalam hal pengeluaran," ucap Nisa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya