Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Tarik Pelancong Arab, Indonesia Siapkan Paket Wisata Syariah

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 6 Mei 2014 09:30
Tarik Pelancong Arab, Indonesia Siapkan Paket Wisata Syariah
Indonesia getol mempromosikan pariwisata Tanah Air ke negara-negara Timur Tengah, khususnya Arab Saudi.

Dream - Indonesia makin getol mempromosikan pariwisata Tanah Air ke negara-negara Timur Tengah, khususnya Arab Saudi. Paket-paket syariah ditawarkan untuk menyedot pelancong dari jazirah Arab itu.

Arab Saudi merupakan pasar yang sangat potensial untuk bisnis pariwisata Indonesia. Namun selama ini belum digarap maksimal. Sehingga promosi wisata Indonesia ke kota-kota Arab Saudi semakin digencarkan.

" Meskipun wisatawan dari Arab Saudi relatif masih rendah dibanding pasar lain, kami yakin dengan kerja sama antara sektor publik dan swasta kedua negara, jumlah wisatawan ke Indonesia akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang," kata Direktur Promosi Pariwisata Internasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nisa Niscaya dikutip Arab News, Selasa 6 Mei 2014.

Tahun lalu, ada 15.703 pelancong asal Timur Tengah yang datang ke Tanah Air. Tahun ini diharapkan ada 214 ribu wisatawan dari Timur Tengah. Dari jumlah itu, 115 ribu diharapkan berasal dari Arab Saudi.

Meski tingkat kunjungan wisatawan Arab ke Indonesia masih rendah, Nisa optimis jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. " Apalagi mereka tinggal dalam jangka waktu lebih lama dan membelanjakan uangnya lebih banyak," tutur dia.

" Mereka biasanya tinggal lebih dari seminggu di Indonesia dan kami yakin paket paiwisata syariah potensial untuk menarik wisatawan muslim," kata Nisa.

Selama ini, turis-turis dari negara Arab yang datang ke Indonesia itu mayoritas berkunjung ke Jakarta, Jawa Barat, dan Bali. Namun, mereka perlu menjelajahi wilayah lain di Indonesia.

" Indonesia berencana mempromosikan pariwisata syariah untuk menarik keluarga Saudi ke Indonesia yang sesuai dengan setiap aspek pariwisata apakah keindahan alam atau dalam hal pengeluaran," ucap Nisa.

Beri Komentar