Penjualan Obat Penangkal MERS Naik 100%

Reporter : Wens
Selasa, 6 Mei 2014 09:30
Penjualan Obat Penangkal MERS Naik 100%
Nilai penjualan multivitamin dan obat-obatan pencegah MERS diperkirakan mencapai 11 miliar riyal. Orang memburu obat-obatan itu di tengah kecemasan penyebaran virus yang mematikan itu. Berapa harganya

Dream - Penjualan produk multivitamin dan obat-obatan kesehatan di Arab Saudi diperkirakan melonjak 100%. Fenomena ini muncul di tengah kekhawatiran merebaknya serangan virus Sindrom Pernafasan Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome coronavirus (MERs-CoV).

Para ahli di bidang kesehatan publik memperkirakan nilai transaksi penjualan multivitamin dan obat-obatan itu bakal menembus 11 miliar riyal atau Rp 33,78 triliun.

Anggota Kadin Arab Saudi Komite Farmasi, Fahd Batterjee seperti dikutip laman alarabiya, Selasa, 6 Mei 2014 mengatakan 40% permintaan akan muncul dari wilayah barat Arab Saudi.

" Permintaan terutama berasal dari obat dan produk multivitamin," ujarnya.

Untuk memenuhi lonjakan permintaan obat tersebut, Arab Saudi diperkirakan bakal mengimpor produk dari luar negeri dengan nilai mencapai 7 miliar riyal.

Impor tersebut di antaranya berupa obat-obatan seperti antibiotik, vitamin, serta masker berbagai jenis.

Deputi Asosiasi Farmasi di Jeddah, Sr Siraj Abed menambahkan, kalangan lanjut usia, wanita hamil, anak-anak, dan penderita asma merupakan pembeli terbesar dari obat-obatan tersebut.

Biasanya, produk obat-obatan ini hanya berkontribusi 10% dari pasar farmasi di Arab Saudi. Namun seiring merebaknya kasus MERS, jenis obat-obatan ini justru semakin laku di pasaran.

Beri Komentar