Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

MERS Merebak, RI Belum Batasi Jamaah Haji

Reporter : Kusmiyati
Selasa, 6 Mei 2014 10:04
MERS Merebak, RI Belum Batasi Jamaah Haji
"Sampai saat ini kami belum membatasi untuk jumlah jamaah yang akan berangkat nanti," kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam perbincangan dengan Dream.co.id.

Dream - Keberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci memang masih hitungan bulan. Namun, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mulai mewaspadai merebaknya kasus Middle East Respiratory Syndrome-coronavirus (MERS-CoV) yang semakin memprihatinkan.

" Sampai saat ini kami belum membatasi untuk jumlah jamaah yang akan berangkat nanti,"  kata Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam perbincangan dengan Dream.co.id.

Ali Ghufron mengimbau masyarakat yang ingin berangkat haji sebaiknya benar-benar memikirkan kesehatannya. Jangan memaksakan bila tubuh tidak fit. 

Yang perlu ditekankan, calon jamaah haji jangan memaksakan diri untuk berangkat. Terlebih bagi para lansia dan mereka yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, jantung dan lainnya.

" Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Kita semua harus waspada," kata mantan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini.

Jumlah penyebaran kasus MERS sampai saat ini terus meningkat hingga tembus angka 300 kasus. Meskipun begitu, Kementerian Kesehatan belum ada rencana untuk membatasi jamaah haji yang akan berangkat ke Mekah.

" Kami mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dan panik. Mulai sekarang terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," kata Ali Ghufron.

Jumlah kasus MERS di Arab Saudi melonjak menjadi 378 kasus. Jumlah itu termasuk 107 kematian sejak penyakit itu ditemukan pada September 2012.

Beri Komentar