Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Dua orang asisten makeup artis, D dan DD, tega membunuh atasan mereka, S alias Y. Pembunuhan tersebut terjadi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 3 Juni 2017, sekitar pukul 02.00 WIB.
Insiden terjadi diduga dipicu persoalan Tunjangan Hari Raya. Sebab, D dan DD sempat beradu mulut dengan S terkait THR.
" Keterangan saksi, mereka berdua kan karyawan korban, ribut-ribut soal uang lebaran. Mungkin bosnya lagi nggak punya uang, ya akhirnya dibunuh," ujar Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Holden Sirait saat dikonfirmasi, Sabtu, 3 Juni 2017.
Holden mengatakan kejadian tersebut diketahui saksi bernama Hasbiallah selaku pemilik kontrakan yang dihuni korban. Saat itu sekitar pukul 02.00 WIB Hasbiallah mendengar suara gaduh di rumah kontrakan korban.
Saksi pun mencoba mengerikan pintu rumah kontrakan korban. " Secara tiba-tiba keluar dua orang tersangka dari dalam rumah," ucap dia.
Hasbiallah kemudian melihat ke dalam rumah namun kondisinya sudah berantakan. Tak hanya itu, saksi juga melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di ruang tamu.
" Kemudian saksi berteriak ada pembunuhan dan mengejar pelaku dibantu dengan warga," ujar dia.
Setelah itu, pelaku berhasil diamankan oleh warga di sekitar Traffic Light Koperasi Jatipadang, setelah melarikan diri menggunakan angkot M16.
" Pelaku kemudian dibawa warga ke Mapolsek Pasar Minggu. Kalau pasalnya sementara 338 KUHP tentang pembunuhan. Tapi kalau dilihat unsurnya menyampaikan bisa 340 KUHP (pembunuhan berencana) atau 351 KUHP (penganiayaan menyebabkan kematian," beber dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya