Cerita Menggelitik Gus Dur Kebingungan dengar Sewa Eternit

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 3 Juni 2018 06:01
Cerita Menggelitik Gus Dur Kebingungan dengar Sewa Eternit
Bagaimana mungkin tarif sewa sebuah eternit lebih mahal dari rumahnya.

Dream - Mendiang KH Abdurrahman Wahid tak hanya dikenal luas wawasan pengetahuan agamanya. Gus Dur, sapaannya, juga terkenal mempnuyai segudang cerita kocak yang membuat orang di sekitarnya dibuat terpingkal.

Tak semua cerita hasil karangan fiksi Gus Dur. Ada juga salah sat cerita tentang keluguan seorang kiai yang membuat kita tersenyum mendengarnya.

Dikisahkan, Gus Dur mengisahkan, pernah mendatangi seorang kiai kampung dari Pulau Madura. Konon kiai tersebut merupakan Rais Syuriyah MWCNU yang ingin menginformasikan kemajuan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di kecamatannya.

“ Alhamdulillah Gus, sekarang MWCNU di tempat saya sudah punya kantor sendiri,” kata sang tamu.

“ Wah, Alhamdulillah, Yai,” sahut Gus Dur turut gembira.

Dengan logal Madura Pedalungan yang kental, sang kiai mengaku masih punya masalah terkait kantornya. “ Loh, masih ada masalah apa lagi, Yai?” tanya Gus Dur.

Mendengar jawaban antusias Gus Dur, sang kiai menceritakan jika dia menghadapi masalah soal pembayaran ‘eternit. Setiap bulan kantornya harus membayar Rp100 ribu.

" Kantor cuma nyewa sejuta setahun, lha ini ‘eternit’-nya sampai seratus ribu sebulan,” jelas Pak Kiai.

Mendengar keluhan kiai Gus Dur tentu saja keheranan. Eternit merupakan bahan bangunan yang terbuat dari campuran asbes halus dan semen dan jadi salah satu bagian dari rumah. Tak mungkin harganya lebih mahal dari rumah.

“ Masak pakai mbayar sendiri,” kata Gus Dur bingung.

“ Itu lho Gus, yang dipakai cari informasi di komputer itu, kan ‘eternit’ yang sewanya mahal,” ucap kiai.

“ Oohh... Masya Allah, maksud panjenengan internet toh...” kata Gus Dur sambil ngakak

Baca kisah humor Gus Dur di tautan ini

 

Beri Komentar