Curhat Pilu Ibas Ungkap Keinginan Ani Yudhoyono Sebelum Wafat

Reporter : Eko Huda S
Senin, 3 Juni 2019 15:51
Curhat Pilu Ibas Ungkap Keinginan Ani Yudhoyono Sebelum Wafat
"Saat itu kami sekeluarga optimistis untuk kesembuhan Memo. Namun Tuhan berkehendak lain," tulis Ibas.

Dream - Ibas Yudhoyono tak bisa melupakan kenangan terakhir bersama sanag ibunda, Ani Yudhoyono. Putra bungsu Susilo Bamban Yudhoyono itu menulis detik-detik akhir sebelum ibundanya wafat.

Pria bernama lengkap Edhie Baskoro Yudhoyono itu mengunggah ceritanya ke Instagram. Dia mengunggah foto-foto saat Ibu Ani masih menjalani perawatan hingga prosesi pemakaman.

Pada unggahan pertama, Ibas terlihat bersama Ibu Ani, sang ayah, serta istrinya, Aliya Rajasa. Mereka terlihat berada di luar rumah sakit.

Ibu Ani duduk di atas kursi roda. Aliya dan SBY berdiri mengapit. Sementara, Ibas duduk di depan. Ibas dan Ibu Ani terlihat tersenyum.

 
 
 
View this post on Instagram

"Saat itu kami sekeluarga optimistis untuk kesembuhan Memo.” Namun Tuhan berkehendak lain. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Kristiani Herrawati Binti Sarwo Edhie Wibowo di National University Hospital (NUH) Singapura, Sabtu 1 Juni 2019, pukul 11.50 waktu setempat dalam usia 67 tahun. Mohon doa’nya insyaAllah Almarhummah Memo Ani Yudhoyono Husnul Khatimah. Aamiin ya rabbal ‘alamin ð���ð��»ð���ð��» #ThankYouForEverythingMemo #BestMotherForever #ILoveYouSoMuch #IwillMissYouForever♥ï¸ï¿½ #iBasSayangMemo #iBasKangenMemo #MemoiBukuTerhebat #TributeToMemo #MemoInMemorial #MemoInHeaven #EBYFamily♥ï¸ï¿½Memo #MemoInOurHeart

A post shared by Edhie Baskoro Yudhoyono (@ibasyudhoyono) on

Pada unggahan itu, mereka juga terlihat di sejumlah lokasi di National University Hospital Singapura. Ibu Ani memang sempat dibolehkan keluar kamar perawatan.

"Saat itu kami sekeluarga optimistis untuk kesembuhan Memo. Namun Tuhan berkehendak lain," tulis Ibas, Senin 3 Juni 2109.

1 dari 5 halaman

Go Home

Ibas juga mengunggah foto saat proses sholat jenazah. Terlihat SBY, BJ Habibie, dan Presiden Joko Widodo, tengah berdoa di dekat peti jenazah Ibu Ani.

Ibas juga mengunggah foto di dalam ambulans. Dia terlihat berada di samping peti jenazah sang ibunda.

"Saat itu Memo berkata: I just want to go home, I want to go back My Country," tulis Ibas.

"Kita semua mengamini tetapi benar, kita tidak tau jika seperti itu cara kembalinya," tambah dia.

      View this post on Instagram

“Saat itu Memo berkata: I just want to go home, I want to go back My Country”. Kita semua mengamini tetapi benar, kita tidak tau jika seperti itu cara kembalinya. #MemoInMemorial . Namun Tuhan berkehendak lain. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Kristiani Herrawati Binti Sarwo Edhie Wibowo di National University Hospital (NUH) Singapura, Sabtu 1 Juni 2019, pukul 11.50 waktu setempat dalam usia 67 tahun. Mohon doa’nya insyaAllah Almarhummah Memo Ani Yudhoyono Husnul Khatimah. Aamiin ya rabbal ‘alamin 🙏🏻🙏🏻 #ThankYouForEverythingMemo #BestMotherForever #ILoveYouSoMuch #IwillMissYouForever♥️ #iBasSayangMemo #iBasKangenMemo #MemoiBukuTerhebat #TributeToMemo #MemoInMemorial

A post shared by Edhie Baskoro Yudhoyono (@ibasyudhoyono) on

2 dari 5 halaman
3 dari 5 halaman

Ani Yudhoyono Datangi Annisa Pohan, Pamit

Dream - Kabar meninggalnya Ani Yudhoyono tidak hanya menjadi duka keluarga saja. Tapi juga masyarakat Indonesia. Istri Presiden ke enam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, itu wafat di Singapura pada Sabtu 1 Juni 2019.

Sebelum Ibu Ani meninggal dunia, sang menantu, Annisa Pohan, mengaku memiliki firasat. Dia mengatakan, sang ibu mertua --yang karib disapa Memo-- pamit melalui mimpinya pada Kamis, 30 Mei 2019. Saat itu, ia sedang berada di rumahnya di Jakarta.

" Pagi-pagi itu saya sebentar tidur 2-3 menit, tiba-tiba ibu manggil dan itu di rumah saya di Jakarta. Biasanya ibu kalau manggil saya itu keras banget 'Mom, Mom'," kata Annisa.

4 dari 5 halaman

Pamit

Dalam mimpinya, istri Agus Harimurti Yudhoyono itu sempat heran dengan kehadiran Ibu Ani yang berada di rumah.

" Loh ini kan rumah saya padahal harusnya ibu di Singapura. Ibu memang kelihatan sudah sakit tapi belum kelihatan separah yang terakhir. Saya tanya, 'Kok di sini? ngapain?'," kata Annisa.

Dalam mimpi Annisa Pohan itu, Ibu Ani sempat pamit akan berpisah dengan SBY. Tak hanya itu, Ibu Ani juga meminta kepada Annisa mencarikan curriculum vitae SBY.

" Katanya 'Kan Memo dan Pepo mau pisah'. Saya tanya mau ke mana Memo, lalu beliau jawab 'Mau mencari aktivitas lain," ucap dia.

5 dari 5 halaman

Kondisi Ibu Ani Sebelum Meninggal

Setelah itu, Annisa terbangun dari tidurnya dan langsung menangis. Annisa kemudian menerima pesan dari sang suami untuk segera berangkat ke Singapura.

" Itu udah pertanda enggak enak buat saya. Saya buru-buru langsung ke bandara padahal pesawat 4.30 (sore), tapi saya dari siang habis Zuhur langsung berangkat," ujar dia.

Sesampainya di National University Hospital, Annisa menyaksikan kondisi sang mertua sudah semakin memburuk.

" Memang pas saya sampai sana Ibu sudah sesak sekali napasnya. Firasat saya sudah enggak enak aja," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Zulfa Ayu Sundari)

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara