7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Proses Evakuasi Korban Kecelakaan Di Balikpapan.
Dream - Polri merilis data terkini korban kecelakaan di Balikpapan, Kalimantan Timur yang melibatkan sebuah truk tronton. Kecelakaan yang terjadi di simpang jalan Muara Rapak itu membuat enam mobil rusak parah dan sejumlah sepeda motor.
" Informasi terakhir update korban hasil koordinasi dengan Kabid Humas Kaltim," ujar Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo.
Data terbaru menyatakan jumlah korban meninggal menjadi 4 orang dan 1 korban kritis. Sedangkan korban luka mencapai 21 orang, dengan 4 luka berat dan 17 luka ringan.
Selain itu, pengendara truk juga diamankan. Berdasarkan pengakuan sopir, kecelakaan dipicu rem kendaraannya yang tidak berfungsi maksimal.'
" Keterangan sopir truk tronton, pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan rem blong," kata Dedi.
Kecelakaan terekam jelas di CCTV. Dalam video yang beredar, terlihat truk merah menyeruduk sejumlah mobil hingga terguling dan menimpa pengguna sepeda motor.
Sebanyak enam mobil rusak parah. Satu tiang lampu sampai ambruk terdorong mobil.
Truk mengalami rem blong saat melintas. Sementara kondisi jalan yang miring membuat truk melaju kencang dan tak bisa dikendalikan.
Akibatnya, truk menabrak satu mobil di paling belakang. Tetapi karena kecepatan tidak bisa dikurangi, truk terus melaju menyebabkan kecelakaan beruntun, dikutip dari Merdeka.com.
Dream - Korps Lalu Lintas Polri menyatakan bakal menangani kasus kecelakaan maut di Balikpapan. Tim Traffic Accident Analysis telah dikirim untuk menggelar investigasi.
" Ditlantas Polda dan Resta Balikpapan sudah turun, nanti di Mabes Polri Korlantas Tim TAA (Traffic Acciden Analisis) akan turun ke TKP untuk back up proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedy Prasetyo.
Insiden yang terjadi di Simpang Muara Rapak ini menewaskan lima orang. Sementara, satu orang kritis dan 13 lainnya luka.
Kecelakaan maut ini terjadi disebabkan truk tronton mengalami rem blong. Truk melaju dengan kecepatan tinggi menyeruduk sejumlah mobil hingga terlempar dan menimpa para pengendara sepeda motor.
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Yusuf Sutejo, mengatakan para korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. Mereka ditangani di tiga rumah sakit.
" Rumah sakit yang jadi rujukan itu ada tiga, Rumah Sakit Khanujoso, Rumah Sakit Beriman, satu lagi Rumah Sakit Ibnu Sina," kata Yusuf.
Berdasarkan data lapangan, ada enam unit kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan. Seluruhnya rusak baik berat maupun sedang.
" Terdiri dari dua unit angkot, dua unit mobil pribadi, dan dua unit mobil pikap. Terus roda duanya empat unit," kata dia.
Yusuf mengatakan jalan yang dilintasi truk adalah turunan Sehingga, truk terlihat melaju dengan kencang.
" Kondisi jalan itu geografisnya memang menurun, sehingga si truk tersebut selain dia remnya blong, dia juga daya laju kendaraannya enggak bisa dikurangi lagi," kata dia.
Lebih lanjut, Yusuf menyatakan truk sedang mengangkut obat pembersih air. Berat angkutan yang dibawa truk itu mencapai 20 ton.
" Dia membawa beban kurang lebih 20 ton, mengangkut obat apa gitu tadi, kayak untuk pembersih air," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?