Terus Bertambah, Kasus Omicron Kini Tembus 1.078

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 21 Januari 2022 12:00
Terus Bertambah, Kasus Omicron Kini Tembus 1.078
Kasus masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri.

Dream - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menyatakan jumlah kasus Omicron meningkat cukup tinggi. Data terkini per 20 Januari 2022, kasus Omicron tercatat 1.078 kasus.

" Total kasus Omicron 1.078," ujar Nadia.

Jumlah ini bertambah sebanyak 256 kasus dari data terakhir pada 18 Januari 2022 lalu. Data tanggal tersebut menunjukkan kasus Omicron sebanyak 822 kasus

Dari total kasus tersebut, 756 kasus disumbang pelaku perjalanan luar negeri. Sebanyak 257 kasus merupakan transmisi lokal dan 65 sisanya dalam penyelidikan epidemiologi atau masih suspek.

 

1 dari 2 halaman

Jelang Gelombang Ketiga

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan Indonesia bersiap menghadapi gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19. Gelombang ini dipicu peningkatan kasus Omicron.

Meski demikian, Budi mengimbau masyarakat tidak panik. Pemerintah telah mempersiapkan semua kebutuhan untuk menghadapi lonjakan Covid-19 varian Omicron.

" Kita akan menghadapi gelombang dari Omicron ini, tidak usah panik, kita sudah mempersiaplan diri dengan baik," kata Budi,

Dari sejumlah studi, kata Budi, pola penularan Omicron di sejumlah negara akan mengalami peningkatan dengan cepat. Namun demikian, kondisi akan berbalik dalam waktu relatif singkat.

" Pengalaman menunjukkan walaupun naiknya cukul cepat tapi gelombang Omicron ini turunnya pun cepat," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.

 

2 dari 2 halaman

Data Covid-19 Merangkak Naik ke 2.000-an

Data Covid19.go.id per 20 Januari 2022 mencatat jumlah kasus baru Covid-19 telah mencapai 2.116 kasus. Total kasus Covid-19 tercatat 4.277.644 kasus.

Kasus aktif harian bertambah 1.532 kasus. Sehingga totalnya menjadi 12.328 kasus.

Sedangkan kasus sembuh bertambah 577 pasien. Total kasus sembuh kini 4.121.117 kasus.

Sementara, angka kematian harian tercatat sebanyak 7 kasus. Jumlah keseluruhan pasien meninggal mencapai 144,199 kasus.

 

Beri Komentar