5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Foto: Foxharrishotels.com)
Dream - Dunia travelling kini menjadi tren baru di sosial media. Kondisi yang membuat sejumlah tempat-tempat pendukung destinasi wisata melihatnya sebagai peluang.
Begitu juga dengan hotel-hotel di lokasi-lokasi favorit wisata. Kemasan dan konsep yang diusung masing-masing hotel menjadi ciri khas tersendiri.
" Seperti di Hotel Yello Manggarai (Jakarta Selatan) yang mengusung konsep street art. Lebih ke anak muda, seni jalanan, mural, dan grafiti," ujar Debora De Agustha, Marketing Communication Leader Hotel Yello Pasir Kaliki Bandung, saat berbincang di kantor redaksi Dream, Tebet Jakarta, Selatan, Kamis 26 Juli 2018.
Hotel-hotel berkonsep tematik, dan memiliki tema khusus bisa menjadi daya tarik bagi calon pengunjung. Hal senada disampaikan Director of Sales and Marketing Fox Harris Hotel Jimbaran Beach, Bali, Nanang Mardiono.
" Fox Harris, kami Bintang Empat mengusung konsep lebih funky. Saat pembukaan (2017 lalu), ada kompetisi kolase dan fotografi," tambah Nanang.

(Redaksi Dream dan Tauziah Management Hotel, Foto: Dream.co.id)
Dengan mengusung tema tersendiri, diharapkan dapat memudahkan calon penghuni untuk memilih hotel yang sesuai dengan keinginannya.
Bagi Ancha Apriansyah, Marketing Communication Manager Harris-Pop Hotel Festival Citylink Bandung, hotel tematik sengaja diusung Tauzia Hotel Management untuk meningkatkan kunjungan. " Apalagi dengan melibatkan influencer dalam setiap kegiatannya, bisa menarik para pengunjung," tambah Ancha. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?