Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penipu Pengusaha Di Bali, Yeni, Menjalani Sidang (Pojoksatu.id)
Dream - Sudah jatuh, tertimpa tangga. Peribahasa tersebut tampaknya tepat disematkan kepada Komang Ayu Puspa Yeni, 32 tahun.
Akibat ulahnya, Yeni diceraikan suaminya, yang merupakan seorang polisi. Tidak selesai sampai di situ, wanita tersebut juga harus mendekam di penjara setelah dilaporkan oleh suami ke dua atas delik penipuan.
Kisah keberanian Yeni dalam beraksi menarik untuk disimak. Dia sampai mengaku masih gadis demi menikah dengan duda kaya, I Gede Arya Sudarsana, 35 tahun, padahal masih terikat pernikahan sah dengan seorang polisi dan memiliki tiga anak.
Dikutip dari Pojoksatu, Yeni menikah dengan Arya pada 2016 lalu dan tinggal di Bali. Saat itu, dia mengaku sebagai mahasiswi kedokteran di Surabaya, Jawa Timur, dan belum menikah.
Kebohongan Yeni terbongkar pada pertengahan 2018 lalu. Arya melaporkan Yeni ke polisi lantaran merasa ditipu dan diperas senilai Rp1,4 miliar.
Wanita itu kemudian ditangkap polisi. Dia harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Negara, Bali, dua orang saksi menguak modus kebohongan yang dilakukan Yeni. Dua saksi tersebut adalah Kelian Adat Banjar Jineng Agung Ketut Tantra dan Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Gilimanuk, Putu Yasa.
Saksi Ketut Tantra memberikan keterangan terkait pernikahan Yeni dengan Arya. Menurut dia, perkawinan keduanya bisa berlangsung secara adat didasarkan surat dari saudara laki-laki Yeni, yang menyebutkan wanita itu belum menikah.
Setelah pernikahan berjalan selama dua tahun, Ketut Tantra bersama keluarga korban melakukan penelusuran terkait surat itu. Mereka mendapat temuan rupanya surat tersebut ditandatangani sendiri oleh Yeni.
" Surat itu ternyata palsu dan dibuat sendiri oleh terdakwa," kata Ketut Tantra.
Merasa dibohongi, Arya melaporkan Yeni ke polisi. Keterangan yang sama juga disampaikan oleh saksi kedua, Putu Yasa.
Yasa juga memberikan informasi tambahan. Menurut dia, Yeni sudah berbohong sejak awal menikah.
Polisi itu mengaku mendapat informasi dari korban bahwa Yeni adalah dokter. Sementara, keterangan yang dia dapat dari orangtua pelaku justru sebaliknya.
" Kata orangtuanya, SMA saja tidak lulus, apalagi kuliah kedokteran," kata Yasa.
Masih ada bukti lain terkait kebohongan lain. Menurut Ketut Tantra, Yeni juga pernah mengaku sebagai polwan di Polres Ngawi.
Yeni bahkan sampai memakai seragam polwan. Ini demi meyakinkan orang agar percaya dengan ucapan Yeni.
" Waktu kami telusuri, ada yang mengatakan banyak utang. Tapi waktu ditagih dia ngaku polwan," kata dia.
Di hadapan Majelis Hakim, Yeni mengakui sebenarnya sudah punya niatan untuk menikah dengan Arya. Tetapi, karena terlanjur bohong di awal, terpaksa ditutup dengan kebohongan lainnya.
Kisah Yeni bermula pada 2015 lalu. Waktu itu, Yeni merantau ke Jembrana seorang diri, meninggalkan suami dan ketiga anaknya di Jawa.
Paras yang cantik menjadi bekal Yeni dalam bergaul. Dia cukup mudah mendekati Arya, pria mapan pemilik toko asal Kota Negara di Jembrana.
Tahu jika Arya adalah orang kaya, Yeni mulai menggoda Arya. Mengaku sebagai perawan dan kuliah kedokteran, Yeni ingin menjadi pendamping duda kaya itu.
Arya pun termakan rayuan Yeni. Keduanya kemudian melangsungkan pernikahan secara adat Hindu di awal 2016.
Beberapa hari setelah menikah, Yeni meminta izin kembali ke Surabaya dengan alasan melanjutkan kuliahnya. Rupanya, izin itu hanya kedok agar dia bisa pulang ke rumah suami pertamanya.
Setelah itu, Yeni mulai melancarkan aksinya. Dia kerap meminta uang kepada Arya dengan alasan membayar kuliah.
Karena percaya, Arya mengirimkan uang kepada Yeni. Hingga Juli 2018, Arya selalu mentransfer uang ke istrinya dengan total mencapai Rp1,4 miliar.
Sandiwara Yeni akhirnya terbongkar. Begitu mengetahui Yeni sudah bersuami dan punya tiga anak, Arya melaporkan wanita itu ke polisi dengan tuduhan penipuan.
Yeni kini hanya bisa pasrah. Dia saat ini sedang dalam proses cerai dengan suami pertamanya sekaligus dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman penjara 4 tahun.
Sumber: Pojoksatu.id
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya