Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Boredpanda.com
Dream - Pemerintah Luksemburg, negara yang berada di Eropa Barat ini akhirnya merealisasikan rencana menggratiskan semua transportasi publik. Rakyat bebas menggunakan transportasi umum secara gratis alias cuma-cuma.
Kebijakan ini merupakan yang pertama di dunia. Seperti diberitakan boredpanda.com, rencana itu dilaksanakan pertama kali pada 3 Maret 2020.

Semua tarif baik kereta api, trem, dan bus telah dicabut. Warga dari negara terkaya di dunia versi Daily Records pada 2019 ini bisa menikmati transportasi publik secara gratis.
Keputusan ini diambil oleh Xavier Bettel, pada periode keduanya menjabat sebagai Perdana Menteri.
Selama masa kampanye sekitar 2 tahun lalu, Xavier berjanji untuk memprioritaskan masalah lingkungan di negara itu.
Beberapa topik yang diangkat dalam kampanyenya yakni mengenai transportasi, legalisasi kepemilikan dan konsumsi ganja, serta penambahan dua hari libur untuk umum.
Mengenai masalah transportasi, Luksemburg merupakan salah satu tempat termacet di dunia.

Kota ini hanya dihuni oleh sekitar 110.000 orang, tetapi ada 400.000 orang yang melakukan perjalanan ke kota itu untuk bekerja setiap harinya.
Dalam sebuah penelitian, hasilnya menunjukkan pengemudi di ibu kota itu menghabiskan rata-rata 33 jam terjebak dalam kemacetan lalu lintas.
Untuk mengatasi masalah transportasi, tindakan Pemerintah Luksemburg terus menunjukkan perkembangan positif.
Salah satunya dengan menggratiskan transportasi publik, dan memperbaiki semua sarananya.
François Bausch, Menteri Mobilitas dan Pekerjaan Umum meyakini, dengan kualitas layanan transportasi publik saat ini, akan membuat warganya berpindah haluan. Tak lagi berpergian dengan kendaraan pribadi.
" Jangkauan, ketepatan waktu, dan kualitas layanan yang ditawarkan sangat penting untuk memotivasi orang, untuk mengubah kebiasaan mereka dan beralih dari mobil pribadi ke angkutan umum,” ucapnya.
Hmmm... Kira-kira kalau diterapkan di Jakarta akan seperti apa ya?
Dream - Bermacam tradisi, kuliner dan kebudayaan di berbagai belahan bumi membuat dunia begitu beragam. Tak terkecuali mitos yang tumbuh dalam waktu yang lama di suatu negara.
Dari beberapa mitos itu, berikut lima mitos menarik yang tumbuh di berbagai negara di dunia.
Penasaran apa saja? Yuk intip di bawah ini:
1. Sumo adalah olahraga paling populer di Jepang.

© M© itos © dream.co.id
Faktanya baseball merupakan olahraga paling populer di Jepang. Hampir setengah penduduk jepang menyukai Baseball.
2. India adalah negara dengan mayoritas beragama Buddha?

© Mitos © dream.co.id
Faktanya lebih dari 80% penduduk India bergama Hindu. Agama umum setelahnya adalah Islam. Penganut Buddha di India hanya kurang dari 1%
3. Semua warga UEA kaya raya

© Mitos © dream.co.id
Faktanya penduduk asli UEA memang sebagian besar kaya raya. Tetapi sekitar 85% penduduk di sana adalah imigran. Bahkan 2/3 orang Arab yang tinggal di UEA berasal dari negara-negara tetangga.
Ya jika mereka memiliki keahlian tentu dapat hidup dengan layak. Tetapi para pekerja biasa kebanyakan hidup dalam kondisi yang buruk di negara serba mahal tersebut.
4. Pertarungan banteng (Matador) adalah hiburan paling populer di Spanyol.

© Mitos © dream.co.id
Pertarungan banteng memang masih diadakan di banyak kota di Spanyol. Namun biasanya yang datang menonton adalah turis. Bahkan banyak penduduk lokal yang mengecam pertarungan banteng.
Parlemen Catalonia sendiri sudah melarang pertarung banteng di kota itu. Termasuk juga di Barcelona.
5. Australia itu panas
Kebanyakan penduduk yang tinggal di daerah selatan, di kota-kota seperti Sydney, Melbourne, Canberra, dan Adelaide, pada musim dingin suhu bisa dingin suhu bisa mencapai 0 bahkan minus.
(ism, sumber: brightside.me)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya