Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Merdeka.com)
Dream - Pemerintah mengklaim kasus mingguan terkonfirmasi positif menunjukkan penurunan setelah Presiden Joko Widodo memberi perintah kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, untuk menangani kasus Covid-19 di delapan provinsi.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi, ia mengatakan penurunan terjadi di penambahan kasus konfirmasi dan angka kematian di delapan provinsi utama, kecuali Jawa Barat.
" Kalau dilihat dari indikator di delapan provinsi secara mingguan, terjadi penurunan penambahan kasus konfirmasi dan angka kematian, kecuali Jawa Barat," kata Jodi dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa 29 September 2020.
Penurunan kasus tersebut diklaim terjadi di delapan provinsi yang menjadi prioritas pemerintah yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.
Namun, tren penurunan tersebut tidak terjadi di Jawa Barat. Di daerah Pasundan ini ada tiga wilayah yakni Bogor, Bekasi dan Depok yang memberi kontribusi peningkatan kasus baru yang lebih banyak.
" Khusus Jawa Barat, secara rata-rata wilayah Bogor, Bekasi dan Depok berkontribusi terhadap lebih dari 60% total peningkatan kasus di Jawa Barat dalam 2 minggu terakhir," tutur Jodi.
Untuk itu, penanganan penyebaran virus corona di kawasan Jabodetabek akan dilakukan secara terintegrasi.
Dari perkembangan tersebut, kata Jodi, Luhut meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah tetap fokus untuk menekan penyebaran virus corona. Sehingga penambahan kasus harian bisa turun sebagaimana yang diperintahkan Presiden Joko Widodo kepada Luhut.
" Pak Menko (Luhut) minta agar pemerintah pusat dan daerah tidak lengah dan tetap terus fokus pada upaya penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan dan penurunan angka kematian," tutur Jodi.
Semua perangkat pemerintah juga akan terus bekerja memastikan ketersediaan obat dan alat kesehatan untuk perawatan pasien Covid-19, mendorong peningkatan testing dan tracing yang lebih tepat sasaran. Tak ketinggalan kampanye perubahan perilaku yang menyesuaikan protokol kesehatan.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menangani kasus pandemi Covid-19 dalam waktu dua pekan.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya