Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Didi Kempot
Dream - Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku terkejut mendapat kabar meninggalnya Didi Kempot. Dia mengaku sempat berkomunikasi dengan musisi berjuluk The Godfather of Broken Heart itu kemarin sore.
" Saya tentu syok mendengar kabar ini. Kemarin sore kami masih saling kontak," kata Rudy, dikutip dari Merdeka.com.
Rudy mengatakan dia cukup intens menjalin komunikasi dengan Didi dalam beberapa hari terakhir. Keduanya terlibat dalam penggarapan proyek lagu 'Ojo Mudik'.
Bahkan, hari ini sedianya Rudy akan bertemu dengan Didi yang akan melakukan rekaman video klip lagu berisi imbauan agar masyarakat tidak mudik Lebaran.
" Katanya tadi malam itu mau rekaman. Hari ini rencana ketemu saya. Kondisinya beliau itu sehat, fit," kata Rudy.
Lagu terakhir persembahan Didi Kempot didedikasikan untuk masyarakat perantau agar tidak mudik di tengah pandemi virus corona. Selain melibatkan FX Rudy, video klip dibuat menggunakan rumah dinas Loji Gandrung sebagai setting lokasi.
Tokoh lain yang juga dilibatkan yaitu Kapolresta Surakarta Kombes Pol, Andy Rifai dan Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji.
Jika disimak dari liriknya yang tayang di YouTube, lagu tersebut berkisah tentang virus Corona yang tiba-tiba datang. Selain itu juga ajakan ke masyarakat agar rajin mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak.
Pesan penting disampaikan Didi Kempot kepada perantau agar tidak mudik. Masyarakat juga diharap memaklumi jika mudik tidak disarankan saat wabah Covid-19 melanda.
" Saya ikut nyanyi sedikit like. Pembuatan video dilakukan dua pekan lalu di Loji Gandrung," ujar Rudy.
Rudy mengaku beberapa kali berkomunikasi dengan Didi Kempot dan diminta membantu sosialisasi anak seniman Ranto Edi Gudel itu. Dalam pembicaraan tersebut, Didi Kempot juga berjanji membantu memberi hadiah lomba kentongan.
" Isi lagunya sangat pas untuk sosialisasi pencegahan Covid-19. Liriknya mudah dipahami masyarakat Jawa, bahasanya mudah dan sudah akrab di telinga," katanya.
Rudy menambahkan, Kota Solo yang merupakan salah satu daerah tujuan mudik sangat rentan terjadi penularan virus corona. Sehingga pihaknya melakukan berbagai upaya pencegahan, salah satunya dengan sosialisasi bersama Didi Kempot. Selain itu, yang telah berlangsung saat ini adanya karantina pemudik selama 14 hari di Graha Wisata Niaga.
" Sampai sekarang, setiap hari masih ada yang masuk, 1, 2, 3 orang. Yang sudah kita pulangkan ada 95 orang, 56 pemudik masih kita karantina," kata dia.
Sumber: Merdeka.com/Arie Sunaryo
Dream - Meninggalnya Didi Kempot akibat serangan jantung pada Selasa pagi ini 07.45 WIB membuat masyarakat dan penggemar kaget.
" Betul, meninggal dunia pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga," ujar Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, Diven Fernandez saat dihubungi, Selasa, 5 Mei 2020.
Sebab selama ini Didi tak pernah terdengar memiliki penyakit berat. Tak heran banyak penggemar yang sangat kehilangan atas kepergian The Godfather Broken Heart ini.
Meninggalnya Didi pun menjadi trending di twitter lebih dari 163 ribu cuitan yang berduka atas kepergian pria 53 tahun ini.
" Gua bahkan sepenuhnya belum move on dari Glenn, dan sekarang The Godfather Broken Heart has gone. We lost a lot of flower on earth by 2020," kata akun kulitkentang.
" Kenapa harus sekarang rest in peace ya, makasih buat semua lagunya," kata akun aurelliandra.
" Baca berita Didi Kempot sedih banget, belum pernah nonton konsermya juga," kata akun aaliyka.
Dream - Kabar duka datang dari industri musik Tanah Air. Maestro musik campur sari Indonesia, Didi Kempot, meninggal dunia, pada jam 7.45 pagi, Selasa 5 Mei 2020.
Penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Didi Kempot meninggal di usia 53 tahun.
" Betul (Didi Kempot meninggal dunia pagi ini) di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo," ujar Divan Fernandez, Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu saat dikonfirmasi.
Divan mengatakan Didi Kempot sampai di RS tersebut pukul 07.25 WIB dalam kondisi henti jantung.
Menurut dia, pihak RS sudah melakukan berbagai upaya pertolongan.
" Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi, kondisi tidak tertolong. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB," kata Divan.
(Sumber: Liputan6/
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya