Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Seorang pria berusia 70 tahun yang diduga tewas dalam kecelakaan pesawat Indian Airlines tahun 1976 silam secara mengejutkan kembali pulang ke rumah.
Pria yang diidentifikasi bernama Sajjad Thangal itu kembali ke rumah setelah 45 tahun berlalu. Sang ibu yang kini berusia 91 tahun pun tak bisa berkata-kata melihat kejadian diluar nalar tersebut.
Ia hanya bisa memeluk sang putra sembari menangis haru. Tak hanya itu, warga desa setempat pun turut menyambut kedatangan Thangal.
Peristiwa kecelakaan pesawat yang terjadi di Mumbai tersebut telah merenggut 95 nyawa. Salah satunya aktris terkenal India Selatan, Rani Chandra

Saat itu, Thangal bersama rombongannya tengah menghadiri undangan di Abu Dhabi.
Pastor KM Philip, pendiri Social and Asosiasi Injili untuk Cinta, sebuah LSM di Navi Mumbai mengatakan Thangal awalnya berencana untuk kembali dengan rombongan dari Abu Dhabi pada 12 Oktober 1976.
Namun, di menit-menit terakhir sebelum keberangkatan, ia mendadak membatalkan rencananya terbang karena terjadi beberapa masalah. " Hingga ia pun secara tak terduga selamat dari kecelakaan pesawat tersebut,” ungkap Philip
Setelah peristiwa mengenaskan tersebut, Thangal harus kehilangan beberapa teman dan rekan bisnisnya. Ia juga dikabarkan mengalami serangan pasca-trauma.
“ Saat itu asuransi tidak populer dan saya kehilangan banyak uang. Saya juga takut polisi akan mencari saya.
" Hampir semua orang mengira saya termasuk di antara orang-orang yang tewas dalam kecelakaan itu. Saya mulai tinggal di Mumbai sembari melakukan pekerjaan sambilan,” kata Thangal.
Thangal pun kemudian dipindahkan ke rumah penampungan LSM dan menjalani perawatan untuk penyakit mental.
Disanalah Thangal mulai berani menceritakan kisah hidupnya. Dari informasi tersebut, LSM pun mencoba mencari tahu keberadaan keluarga Thangal.
Kemudian mereka berhasil menemukan kediaman ibu Thangal yang telah berusia 91 tahun. Thangal dan ibunya pun melakukan kontak melalui sambungan telepon.
Kerabat Thangal juga menceritakan jika setelah kejadian kecelakaan pesawat tersebut, mereka mencoba memeriksa daftar penumpang. Namun tak jua menemukan namanya.
Karena tak ada informasi, mereka pun menduga Thangal telah tewas. Mereka menyerah mencari keberadaan Thangal setelah bertahun-tahun berlalu.
“ Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya tidak pernah berpikir saya akan bisa bertemu kerabat saya, terutama ibu saya,” kata Thangal.
(Sumber: hindustantimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya