Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Semobil Dengan Raja Salman
Dream - Tren swafoto atau selfie bersama Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud telah menjangkit banyak kalangan, termasuk politisi. Kesempatan untuk selfie bareng tak dilewatkan saat mereka bertemu sang Raja.
Namun di tengah gempita selfie bersama Raja Salman, tindakan yang dilakukan Menteri Agama Lukman Saifuddin membuat kagum.
Bagaimana tidak? Lukman adalah satu-satunya pejabat Indonesia yang berangkat satu mobil dengan Raja Salman saat mereka bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Istana Bogor. Berada di dalam mercedes Limousine, kesempatan langka ini tak bisa didapatkan pejabat lainnya.
Tetapi, keputusan berswafoto tak diambil Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dalam akun Twitter pribadinya dia menjawab pertanyaan pengguna Twitter mengapa tak mengajak Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis Al Saud berswafoto.
Dia beralasan tak pantak mengajak seorang raja berswafoto.
" Beliau adalah raja. Saya merasa tak pantas melakukannya, meski saya yakin beliau akan kabulkan kalau saya memintanya," kata Lukman, di akun Twitter miliknya, @lukmanhakimsaifuddin.
Beliau adalah Raja. Saya merasa tak pantas melakukannya, meski saya yakin beliau akan kabulkan kalau saya memintanya.. https://t.co/llpBG3gkhb
— Lukman H. Saifuddin (@lukmansaifuddin)March 1, 2017
Seperti yang diketahui, Lukman ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk mendampingi Raja Salman selama perjalanan ke Istana Bogor. Banyak hal yang dibicarakan Raja Salman dan Lukman selama perjalanan itu. Apa saja?
Baca halaman selanjutnya
© Dream
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendapat tugas spesial. Dia diminta Presiden Joko Widodo untuk mendampingi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis Al Saud, dalam perjalanan dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Istana Bogor.
Dalam kesempatan itu, Lukman mengatakan banyak hal yang dibicarakan. Tetapi, dilansir dari Merdeka.com, Raja Salman mengagumi sambutan hangat pemerintah dan masyarakat Indonesia.
" (Yang dibahas) Macam-macam ya. Jadi intinya, Raja sangat terkesan dengan sambutan yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Karena saya mengatakan, mereka sengaja keluar dari rumahnya masing-masing untuk semata-mata menyambut," kata Lukman di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Maret 2017.
Raja Salman, kata Lukman, tak menyangka sambutan yang begitu besar dari masyarakat Indonesia. Raja Salman, sempat melihat masyarakat yang rela berhujan-hujanan demi melihatnya.
" Ini sesuatu yang sangat surprise bagi dia dan dia sangat menghargai betapa cintanya masyarakat Indonesia kepada Raja dan saya mengatakan mereka seperti itu karena hubungan tidak hanya sejarah panjang tetapi keagamaan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya