5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Jemaah Tengah Menunggu Kehadiran Raja Salman Di Masjid Istiqlal (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Masjid Istiqlal penuh dengan para jemaah. Mereka tengah menunggu kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. Enggan meninggalkan masjid usai sholat Dzuhur karena ingin menyaksikan langsung sosok Raja Saudi.
Di ruang utama Masjid Istiqlal, jemaah diberi batas jarak khusus. Mereka ditempatkan sekitar 80 meter dari mihrab.
Area mihrab disterilkan Paspampres karena akan digunakan Raja Salman dan Presiden Joko Widodo untuk Sholat Tahiyatul Masjid.

Pengelola Masjid Istiqlal dalam pengumuman sebelum dan sesudah Sholat Dzuhur sempat menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut.
Meski begitu, beberapa jemaah yang hadir tak merasa terganggu dengan. Salah satu jemaah Sholat Dzuhur yang hadir, Syahid, mengatakan malah terkejut dengan antusiasme masyarakat yang hadir saat Sholat Dzuhur.
" Biasanya hanya dua atau tiga shaf, tapi ini tadi penuh (dari batas yang diperbolehkan Paspampres)," kata dia.

Pria yang sehari-hari bekerja di gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu memang kerap menyempatkan Sholat Dzuhur di Masjid Istiqlal.
Berbicara mengenai kunjungan Raja Salman, dia berharap lawatan itu menjadi fondasi kembalinya persatuan masyarakat Indonesia.
" Semoga, masyarakat awam yang terpecah belah dapat bersatu dan tidak terpecah belah," kata Syahid.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?