Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Raja Salman Dan Presiden Jokowi Sholat Tahiyatul Masjid Di Istiqlal (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Dream - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud mendapat sambutan yang meriah saat berkunjung ke Indonesia. Tidak hanya dari pemerintah dan DPR, sambutan itu juga diberikan oleh masyarakat, terutama yang tinggal di Jakarta dan Bogor.
Tak hanya di Indonesia, kabar kemeriahan itu sampai juga ke telinga imam dua masjid suci, Masjidil Haram dan Imam Masjid Nabawi. Kedua imam masjid tersebut bahkan sempat menitipkan pesan kepada Ustaz Yusuf Mansur.
" Saya aja sekarang sudah mulai terima SMS, WA (WhatsApp) dari Imam Makkah dan Madinah, bayangin loh, Imam-imam Masjidil Haram dan Imam Masjid Nabawi WA ke ane merasa terima kasih raja kami dijamu, disambut," kata Yusuf di Kompleks Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 2 Maret 2017.
Yusuf mengatakan para imam masjid suci terkesima mengetahui sambutan hangat kepada Raja Salman dari masyarakat Indonesia. Meski hujan deras mengguyur, masyarakat memilih tetap di jalan demi menyaksikan kedatangan Raja Salman.
" Mereka kan lihat tuh orang Bogor pada dadah-dadah (melambaikan tangan), hujan-hujan enggak mau pada mundur. Wah, itu orang Bogor dilihat tuh sama orang Arab, betapa mereka punya raja dihargai, kita kan kalau Presiden kita dihargai kita ikut seneng," tambah Yusuf.
Selanjutnya, Yusuf berharap ke depannya Indonesia mampu menjadi negara investor. Bahkan, dia memiliki cita-cita suatu saat pimpinan negara lain meminta pinjaman uang kepada Pemerintah Indonesia.
" Harapan saya justru Indonesia belajar besok-besok menjadi negara investor, kita nih yang menjadi negara investor," kata Yusuf.
" Saya pengen banget nih suatu saat presiden Amerika menelepon presiden Indonesia, terus kita enggak angkat tuh, asik kan, presiden Amerika nanya nih kenapa telepon gua enggak diangkat. Ternyata (Presiden Indonesia) lagi shalat Dhuha. Terus kita telepon balik, ada apa nih? (Dijawab) mau minjem duit lagi, waaah gitu," ungkap dia. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya