Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Semakin booming tren foto diri (selfie), pendapatan para dokter bedah plastik tampaknya bakal semakin tambun. Survei American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery (AAFPRS) menunjukan tren selfie di seluruh dunia telah meningkatkan permintaan operasi plastik hingga 33 persen dalam dua tahun terakhir.
"Ini bisa menjadi fenomena yang bagus," menurut Dr Sam Risk, dokter bedah plastik New York yang sekarang bekerja di Dubai.
Risk menduga tingginya permintaan operasi plastik tersebut kemungkinan besar dipicu popularitas aplikasi berbasis filter seperti Instagram dan FaceTune.
Dengan jarak potret cukup dekat, foto selfie cenderung diberi filter di bagian wajah tertentu untuk menambah kecantikan. Membuat dagu terbelah atau hidung terlihat mancung adalah pose paling sering ditampilkan.
Risk mengatakan banyak kliennya membawa foto selfie dengan filter untuk konsultasi pertama mereka.
Meski meningkat drastis, Risk menganggap tren ini hal yang positif karena dirinya bisa mengetahui secara pasti keinginan kliennya untuk memperbaiki penampilan.
Dengan membawa foto selfie sendiri, Risk bisa mengerti jika pasiennya hanya ingin tampil dengan kecantikan alami daripada terlihat seperti orang lain.
Namun, survei AAFPRS lainnya menunjukkan bahwa 13 persen dari ahli bedah plastik wajah mengatakan ada peningkatan permintaan untuk prosedur operasi yang terinspirasi wajah selebriti pada tahun 2014. Angka tersebut naik dari 3 persen pada 2013 dan 7 persen pada tahun 2012.
Dalam survei tersebut, vermak wajah yang paling banyak diminati adalah bibir dan tulang pipi seperti Angelina Jolie, struktur wajah Beyonce, mata dan rahang Kim Kardashian, hidung Brad Pitt dan Natalie Portman.
"Beberapa orang tertarik dengan kekuasaan, ketenaran dan perhatian seperti yang dimiliki selebriti. Sangat penting untuk diingat bahwa hanya mengubah penampilan Anda tidak akan memberikan tingkat pengakuan yang sama," ujar Presiden AAFPRS, Stephen S Park.
"Foto selebriti seringkali adalah editan sehiggga menghasilkan harapan yang tidak realistis yang mendorong konsumen untuk mencari operasi berlebihan atau ekstrim," tambah Park.
Tahun lalu, organisasi ini melihat ada lonjakan kesadaran diri dan permintaan prosedur estetika, terutama pada orang di bawah 30 tahun, yang didorong oleh selfie.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari