Dokter Bedah, Makin Kaya karena Selfie

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 22 Maret 2015 10:07
Dokter Bedah, Makin Kaya karena Selfie
Bibir dan tulang pipi seperti Angelina Jolie, struktur wajah Beyonce, mata dan rahang Kim Kardashian, hidung Brad Pitt dan Natalie Portman jadi favorit.

Dream - Semakin booming tren foto diri (selfie), pendapatan para dokter bedah plastik tampaknya bakal semakin tambun. Survei American Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery (AAFPRS) menunjukan tren selfie di seluruh dunia telah meningkatkan permintaan operasi plastik hingga 33 persen dalam dua tahun terakhir.

" Ini bisa menjadi fenomena yang bagus," menurut Dr Sam Risk, dokter bedah plastik New York yang sekarang bekerja di Dubai.

Risk menduga tingginya permintaan operasi plastik tersebut kemungkinan besar dipicu popularitas aplikasi berbasis filter seperti Instagram dan FaceTune.

Dengan jarak potret cukup dekat, foto selfie cenderung diberi filter di bagian wajah tertentu untuk menambah kecantikan. Membuat dagu terbelah atau hidung terlihat mancung adalah pose paling sering ditampilkan.

Risk mengatakan banyak kliennya membawa foto selfie dengan filter untuk konsultasi pertama mereka.

Meski meningkat drastis, Risk menganggap tren ini hal yang positif karena dirinya bisa mengetahui secara pasti keinginan kliennya untuk memperbaiki penampilan. 

Dengan membawa foto selfie sendiri, Risk bisa mengerti jika pasiennya hanya ingin tampil dengan kecantikan alami daripada terlihat seperti orang lain.

Namun, survei AAFPRS lainnya menunjukkan bahwa 13 persen dari ahli bedah plastik wajah mengatakan ada peningkatan permintaan untuk prosedur operasi yang terinspirasi wajah selebriti pada tahun 2014. Angka tersebut naik dari 3 persen pada 2013 dan 7 persen pada tahun 2012.

Dalam survei tersebut, vermak wajah yang paling banyak diminati adalah bibir dan tulang pipi seperti Angelina Jolie, struktur wajah Beyonce, mata dan rahang Kim Kardashian, hidung Brad Pitt dan Natalie Portman.

" Beberapa orang tertarik dengan kekuasaan, ketenaran dan perhatian seperti yang dimiliki selebriti. Sangat penting untuk diingat bahwa hanya mengubah penampilan Anda tidak akan memberikan tingkat pengakuan yang sama," ujar Presiden AAFPRS, Stephen S Park.

" Foto selebriti seringkali adalah editan sehiggga menghasilkan harapan yang tidak realistis yang mendorong konsumen untuk mencari operasi berlebihan atau ekstrim," tambah Park.

Tahun lalu, organisasi ini melihat ada lonjakan kesadaran diri dan permintaan prosedur estetika, terutama pada orang di bawah 30 tahun, yang didorong oleh selfie.

Beri Komentar