Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Dukung Palestina (www.news.malaysia.msn.com)
Dream - Sejumlah organisasi masyarakat pro-Palestina di Malaysia menyerukan boikot selama sebulan terhadap sejumlah bisnis raksasa milik Amerika Serikat dan Inggris. Aksi boikot dengan tajuk 'Bulan Kemarahan Umat' ini sebagai reaksi serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina, yang telah menewaskan hampir dua ribu jiwa.
" Sebagai aturan, kami tidak ingin pemboikotan untuk merusak, melukai perasaan, atau melakukan hal-hal yang bisa menjadi bumerang," tutur Abdullah Zaik Abd Rahman, kepala kelompok Aman Palestin, dikutip Dream dari The Malay Mail, Senin 11 Agustus 2014.
" Jangan melakukan sesuatu yang menyebabkan orang lain bisa mengejek kampanye kita," tambah Abdullah saat menggelar aksi unjuk rasa pada hari Minggu kemarin.
Perusahaan-perusahaan yang masuk dalam aksi boikot damai ini adalah McDonald's, Starbucks, bank asal Inggris HSBC, Coca Cola, dan perusahaan milik Swiss Nestle. Perusahaan-perusahaan tersebut dituding telah 'memberikan dukungfan kepada Zionis Israel."
Namun, Abdullah menambahkan, aksi boikot ini harus dilakukan dengan damai. Aksi unjuk rasa tak boleh melakukan perusakan dan hanya bertjuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat semata.
Dalam aksi unjuk rasa yang dihadiri oleh ratusa orang itu, para demonstran menyatakan satu produk di McDonald's telah menyumbang pembelian peluru yang digunakan tentara Israel untuk menembaki rkyat Palestina.
Israel melancarkan serangan ke Gaza sejak 8 Juli silam. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan setidaknya sudah ada 1.868 jiwa tewas akibat serangan-serangan Israel itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya