Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Salah Satu Busana Hijab Yang Sesuai Syar'i (Saqina.com)
Dream - Fenomena 'jilboobs' atau perempuan berjilbab tapi mengenakan pakaian ketat mengundang keprihatinan banyak kalangan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan mengharamkan 'jilboobs'.
" Sikap MUI tegas, tidak boleh menggunakan baju yang terlalu ketat, sensual, sehingga bentuk tubuhnya terlihat," kata Wakil Ketua MUI, Maruf Amin, saat berbincang dengan Dream.co.id.
Menurut Maruf, 'jilboobs' termasuk model pakaian yang dilarang oleh ajaran Islam. Sebab, meski menutupi kepala, para perempuan itu justru menonjolkan lekukan-lekukan tubuhnya.
" Itu masuk bagian yang dilarang. Sudah ada fatwa pornografi, itu termasuk dalam fatwa itu, haram," ujar Maruf.
Maruf mengatakan, MUI menghargai para muslimah yang sudah berjilbab. Namun, hendaknya para muslimah yang berjilbab itu tidak lagi mengenakan busana yang terlalu ketat, sehingga memperlihatkan lekuk tubuh mereka.
Fenomena 'jilboobs' ramai diperbincangkan di media sosial. Foto-foto yang menampilkan perempuan berhijab, namun mengenakan pakaian ketat, banyak diunggah ke dunia maya.
Menurut desainer dan enterpreuneur, Temi Sumarlin, 'jilboops' bukanlah fenomena baru. " Sejak saya masih sekolah pun sudah ada. Kalau sekarang ramai mungkin karena mulai bermunculan juga di media sosial," kata Temi.
Namun, tambah Temi, fenomena ini harus dijadikan para pengguna jilbab untuk berbenah diri. " Kita harus tahu lebih dalam dulu tentang komunitas itu," kata dia.
" Apa ada oknum yang memang menyindir? Atau itu kumpulan orang yang memang belum mengerti soal jilbab? Jangan men-judge mereka dulu, semua orang itu butuh proses," tambah Temi. (Ism)
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan