Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Meninjau Pelaksanaan Vaksinasi Di Sentra Vaksinasi Kompas Gramedia
Dream - Merayakan Hari Bhayangkara ke-75, Polri berkomitmen mendukung target Pemerintah berupa 1 juta dosis vaksin per hari demi segera tercapainya herd immunity. Komitmen tersebut diwujudkan dengan vaksinasi massal ditujukan kepada 10 ribu pekerja media dan atau keluarganya dengan menjalin kolaborasi bersama Bakti Kompas Gramedia lewat program #BerkolaborasiuntukIndonesia.
Tepat pada 1 Juli 2021, seluruh vaksinator di Sentra Vaksinasi Kompas Gramedia di Bentara Budaya adalah tenaga kesehatan dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Polri). Seluruhnya bekerja melayani para pekerja media untuk mendapatkan vaksinasi.
" Selama ini vaksinasi dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam hal ini dibantu oleh Dinkes dan juga TNI dan Polri dan ini akan menjadi lebih cepat kalau ada partisipasi-partisipasi dari mitra-mitra dari masyarakat," ujar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau vaksinasi di Sentra Vaksinasi Kompas Gramedia, Kamis, 1 Juli 2021.
Sigit meninjau pelaksanaan vaksinasi dengan didampingi Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, Kapusdokkes Polri Brigjen Rusdianto, dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo. Sigit juga memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin guna mempercepat capaian target vaksinasi nasional.
" Seperti hari ini Kompas menyediakan tempat untuk kegiatan vaksinasi, vaksinatornya bisa diundang dari tempat lain, untuk vaksinnya sendiri bisa bekerja sama dengan Dinkes, dengan TNI, dengan Polri sehingga akselerasi untuk melakukan percepatan betul-betul bisa maksimal," kata dia.
Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo, mengatakan vaksinasi dalam program #BerkolaborasiuuntukIndonesia merupakan kerja bersama antara insan pers dengan Kepolisian dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Kompas, kata dia, menjadi fasilitator untuk program vaksinasi Covid-19 bagi 10 ribu pekerja media.
Budiman berharap kolaborasi antara unsur TNI, Polri, masyarakat media, dan masyarakat umum bisa bersama-sama mencapai target vaksinasi seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo untuk mencapai herd immunity. Sehingga bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang melawan Covid-19.
" Kegiatan di Hari Bhayangkara ini merupakan kado spesial dari masyarakat media untuk kepolisian," kata Budiman.
Budiman menjelaskan kingga Kamis siang pukul 13,00 WIB, tercatat 2.880 orang sudah divaksin. Jumlah tersebut terus bertambah.

Turut hadir pula meninjau vaksinasi yaitu Ketua Dewan Pers, Agung Dharmajaya, bersama Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Yadi Hendriana. Juga turut hadir Kepala Puskesmas Kecamatan Tanah Abang, dr Sari Ulfa Nardia.
Dalam kesempatan itu, Agung mengapresiasi dukungan Polri. Sehingga tenaga kesehatan yang melayani vaksinasi di Hari Bhayangkara memadai sehingga bisa program kolaborasi tersebut dapat pula menjangkau masyarakat umum.
" Mudah-mudahan target kegiatan di bulan Agustus dua juta, ini menjadi bagian yang ikut tercatat (yaitu) keterlibatan teman-teman media," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya