Luhut Panjaitan: Jujur Kita Tak Pernah Prediksi Lonjakan Covid-19 Bulan Juni

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 1 Juli 2021 16:30
Luhut Panjaitan: Jujur Kita Tak Pernah Prediksi Lonjakan Covid-19 Bulan Juni
Luhut Binsar Pandjaitan mengakui, pemerintah tidak menyangka adanya lonjakan kasus Covid-19 setelah bulan Juni.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui, pemerintah tidak menyangka adanya lonjakan kasus Covid-19 pada bulan Juni.

" Karena jujur kita juga tidak pernah memeprediksi setelah Juni tahun ini keadaan ini terjadi lonjakan lagi, karena inilah yang kita ketahui baru," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Kamis 1 Juli 2021.

" Jadi banyak ketidaktahuan kita mengenai Covid ini dan ternyata setelah bulan Juni ini kenaikannya luar biasa," tambah dia.

Luhut mendapat perintah dari Presiden Jokowi untuk memberi perhatian khusus bagi rakyat di tingkat menengah ke bawah. Hal ini diperlihatkan dengan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat.

" Kami sepakat bansos akan digulirkan lagi. Tadi Bu Risma, Menkeu, Gubernur BI, kami ketemu dan sepakat untuk ini (bansos) kita bantu lagi," tambah Luhut.

1 dari 6 halaman

Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Meski terjadi lonjakan kasus Covid-19, Luhut mengklaim pemulihan ekonomi benar-benar terjadi di pertengahan tahun 2021.

" Ini data-data bisa kita lihat, pemulihan ekonomi menunjukkan keberhasilan. Selama pandemi ini kita berhasil bernavigasi dalam keadaan sulit," ujarnya.

" Kalau ada pengamat ngomong gini, gitu, saya pengin ketemu mereka. Datang saja ke saya, kita bicara di mana," tutup Luhut.

2 dari 6 halaman

Rincian Lengkap Aturan PPKM Darurat Jawa-Bali yang Mulai Berlaku Lusa

Dream - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Jawa dan Bali resmi dijalankan pemerintah mulai 3-20 Juli 2021 mendatang. Lewat PPKM ini, Pemerintah menerapkan aturan lebih ketat dibandingkan PPKM Mikro yang berlaku selama ini.

" Periode Penerapan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021 dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi kurang dari 10 ribu kasus per hari," dalam dokumen Panduan Implementasi Pengetatan Aktivitas Masyarakat Pada PPKM Darurat di Provinsi-Provinsi di Jawa Bali yang diperoleh Dream, Kamis, 1 Juli 2021.

Diketahui penjelasan resmi PPKM Darurat oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan dijadwalkan berlangsung hari ini. Akun Youtube Sekretariat Presiden telah menjadwalkan konferensi pers terkait penjelasan tersebut pada pukul 14.00 WIB.

Dalam PPKM Darurat, Pemerintah mewajibkan Work From Home 100 persen untuk sektor non-esensial. Selain itu, seluruh kegiatan belajar mengajar dijalankan secara daring (dalam jaringan)/online.

Sektor esensial berlaku Work From Office maksimal 50 persen. Kemudian sektor kritikal dibolehkan menerapkan WFO 100 persen dengan protokol kesehatan yang ketat.

" Pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup," kata Luhut.

3 dari 6 halaman

Ketentuan Aktivitas Restoran dan Warung Saat PPKM Darurat

Kegiatan makan atau minum di tempat umum baik warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan hanya melayani delivery (pesan antar) atau take away (bawa pulang) dan tidak menerima makan di tempat (dine in). Ketentuan ini berlaku untuk tempat makan baik di lokasi tersendiri maupun berada di dalam pusat perbelanjaan atau mall.

" Tempat ibadah (masjid, mushola, gereja, pura, vihara dan klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) ditutup sementara," ucap Luhut.

Fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara. Sedangkan Kegiatan seni budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan pada lokasi yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan ditutup sementara.

Transportasi umum mencakup kendaraan umum, angkutan masal, taksi konvensional maupun online, dan kendaraan sewa berlaku kapasitas maksimal 70 persen. Juga menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

4 dari 6 halaman

Ketentuan Resepsi Pernikahan dan Kartu Vaksin Saat PPKM Darurat

Selain itu, resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Penyelenggara tidak menerapkan makan di tempat resepsi.

" Penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang," terang Luhut.

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan moda transportasi jarak jauh baik pesawat, bus dan kereta api harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis I) dan PCR H-2 untuk pesawat serta Antigen H-1 untuk moda transportasi jarak jauh lainnya.

" Masker tetap dipakai saat melaksanakan kegiatan di luar rumah. Tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa penggunaan masker," kata Luhut.

 

5 dari 6 halaman

Resmi! PPKM Darurat Berlaku 3-20 Juli 2021 di Jawa-Bali

Dream - Presiden Joko Widodo mengumumkan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Aturan baru untuk mengendalikan gelombang kedua Covid-19 di Indonesia akan berjalan pada 3-20 Juli 2021.

" Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali," ujar Jokowi yang disampaikan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi mengatakan dalam beberapa hari terakhir Covid-19 berkembang, salah satunya akibat varian baru. Situasi yang terjadi saat ini, kata dia, mengharuskan Pemerintah mengambil langkah yang lebih tegas.

" Agar kita bersama-sama dapat membendung Covid-19 ini," kata dia.

6 dari 6 halaman

Rincian Penerapan PPKM Darurat Dijelaskan Menko Marinves

Jokowi mengatakan PPKM Darurat ini akan melakukan pembatasan lebih ketat. Sedangkan terkait rincian pengaturannya, kata Jokowi, akan dijelaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

" Saya sudah meminta Menko Marinves untuk menerangkan sejelas-jelasnya secara detail mengenai pembatasan ini," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi meminta masyarakat berdisiplin mematuhi pengaturan yang ada. Pemerintah akan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

" Saya minta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang, mematuhi aturan yang ada dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," kata dia.

Beri Komentar