Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gunung Merapi Erupsi (Liputan6.com)
Dream - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menetapkan Gunung Merapi dalam status Waspada (Level II). Beberapa hari belakangan, aktivitas erupsi gunung tersebut meningkat.
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, mengatakan, sejak tanggal 29 Januari 2019 periode waktu dari pukul 00.00-20.00 WIB tercatat adanya low frequency satu kali, multifase dua kali, guguran 29 kali, serta tektonik jauh satu kali.
" Pengamatan guguran lava pijar terlihat sembilan kali, ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 200-700 meter," ujar Hanik dalam keterangan tertulisnya, Kamis 31 Januari 2019.
Menurut Hanik, awan panas juga teramati pada 29 Januari 2019 sekitar pukul 20.17 dengan jarak luncur 1.400 meter dengan durasi 141 detik.
" Awan panas ke dua terjadi pukul 20.53 WIB jarak luncuran 1.350 meter durasi 135 detik, ke tiga terjadi pukul 21.14 WIB, jarak luncur 1.100 meter dengan durasi 111 detik," ucap dia.
Hanik berujar, semua guguran awan panas mengarah ke hulu Kali Gendol. Akibat adanya awan panas, terjadi hujan abu tipis di sekitar Boyolali, Kecamatan Musik, Miryan, Mojosongo, Teras, Cepogo, Simo, Kemalang, dan Klaten.
Masyarakat yang berada di wilayah kawasan rawan bencana III diminta tetap tenang dan waspada. Selain itu, BPPTKG juga meminta masyarakat tidak masuk ke dalam radius berbahaya berjarak 3 kilometer dari puncak kawah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya