Fakta-Fakta RUU TPKS yang Disahkan DPR Jadi Undang-Undang

Reporter : Nabila Hanum
Rabu, 13 April 2022 12:00
Fakta-Fakta RUU TPKS yang Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Simak fakta-fakta Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) yang akhirnya disahkan DPR menjadi undang-undang.

Dream - Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) akhirnya disahkan menjadi undang-undang. Ini ditetapkan secara resmi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam rapat paripurna pada Selasa 12 April 2022.

Selain anggota dewan, rapat paripurna ini juga dihadiri berbagai komunitas dan aktivis perempuan pendukung RUU TPKS.

" Kami berharap bahwa implementasi dari undang-undang ini nantinya akan dapat menghadapi dan menyelesaikan kasus-kasus kekerasan seksual, perlindungan perempuan dan anak yang ada di Indonesia," kata Puan Maharani dikutip dari Youtube DPR RI.

Ia menambahkan, rapat kali ini akan menjadi sejarah perjuangan perempuan Indonesia dalam memerangi kejahatan seksual.

" Rapat paripurna hari ini merupakan momen bersejarah yang ditunggu-tunggu masyarakat. Hari ini RUU TPKS akan disahkan dan menjadi bukti perjuangan bagi korban-korban kekerasan seksual," ujarnya.

Berikut ini sejumlah fakta terkait disahkannya RUU TPKS menjadi UU oleh DPR RI:

1 dari 3 halaman

1. Momen bersejarah

DPR resmi mengesahkan RUU TPKS menjadi UU dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani.

Puan mengatakan rapat kali ini akan menjadi momen bersejarah bagi perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak korban kekerasan seksual.

" Rapat paripurna hari ini merupakan momen bersejarah yang ditunggu-tunggu masyarakat. Hari ini RUU TPKS akan disahkan dan menjadi bukti perjuangan bagi korban-korban kekerasan seksual," kata Puan.

RUU TPKS sendiri sudah diperjuangkan sejak tahun 2016 dan pembahasannya cukup mengalami dinamika, termasuk berbagai penolakan.

2 dari 3 halaman

2. Hadiah untuk perempuan Indonesia

Puan Maharani juga sempat menyebutkan bahwa pengesahan RUU TPKS merupakan hadiah bagi perempuan di Indonesia.

" Pengesahan RUU TPKS menjadi undang-undang menjadi hadiah bagi seluruh perempuan Indonesia. Apalagi menjelang diperingatinya Hari Kartini," kata Puan.

Setelah disahkannya RUU TPKS hari ini, Puan mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk terus semangan.

3 dari 3 halaman

3. Isi Pembahasan RUU TPKS

Dalam pembahasannya, RUU TPKS mengatur sejumlah tindak pidana kekerasan seksual, di antaranya

  • Pemidanaan (sanksi dan tindakan).
  • Hukum acara khusus yang menghadirkan acara yang mengatasi hambatan keadilan bagi korban seperti restitusi, dana bantuan korban, pelaporan, penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di pengadilan.
  • Penjabaran dan kepastian pemenuhan hak korban atas penanganan, perlindungan dan pemulihan melalui kerangka layanan terpadu.
Beri Komentar