Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pembagian Air Zamzam Dalam Kemasan Kepada Jemaah Sholat Di Masjidil Haram (SPA)
Dream - Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi, telah siap menyambut kedatangan jemaah haji. Seluruh fasilitas penyelenggaraan haji yang sesuai protokol kesehatan Covid-19 sudah lengkap dan siap digunakan.
Kepresidenan Jenderal Dua Masjid Suci telah merancang dan memasang tanda jalur untuk mengarahkan arus jemaah di dalam Masjidil Haram. Juga memastikan aturan jaga jarak dijalankan para jemaah.
Klinik bergerak, botol air Zamzam sekali pakai, serta fasilitas lainnya sudah disiapkan. Demikian pula, kontrol pergerakan telah dipasang oleh otoritas Saudi.
Jalur masuk dan keluar juga telah dibuat terpisah untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan. Sedangkan pergerakan jemaah akan dibuat pelan.
Rencana keselamatan jemaah disusun bersama antara Kepresidenan, Kementerian Haji dan Umroh serta otoritas keamanan Saudi.
Kepresidenan juga meningkatkan kapasitas produksi botol air Zamzam yang akan didistribusikan kepada jemaah. Botol-botol tersebut telah dibersihkan, diamankan dan diproduksi untuk sekali pakai.
Pendingin air dan botol minum yang dapat digunakan kembali dilarang dipakai jemaah di Masjidil Haram dengan alasan kesehatan. Sebagai gantinya, Kepresidenan akan membagikan air Zamzam dalam kemasan kepada para jemaah.
Untuk memastikan musim haji tahun ini berjalan aman, Kementerian Kesehatan Saudi menyediakan klinik berjalan dengan bus. Klinik disiagakan untuk menemani para jemaah dalam perjalanan dari dan menuju situs-situs suci di tiap-tiap tahapan ritual haji.
Akan ada lima klinik berjalan dengan peralatan medis yang lengkap. Tim kesehatan yang terkualifikasi ditempatkan pada setiap klinik, terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dan laboratorium.
Tim medis akan mengambil sampel dari jemaah dan mengujinya. Melakukan rontgen dan memberikan obat kepada pasien.
Mohammed Jamal menjadi salah satu jemaah yang beruntung bisa menjalankan haji tahun ini bersama istrinya, Heba. Jamal adalah jemaah asal Eritrea, negara di kawasan Benua Afrika,
" Saya merasa sangat senang bisa terpilih melaksanakan haji tahun ini. Semuanya telah difasilitasi sejak kami tiba di Mekah," kata Jamal.
Sumber: Arab News.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam