Awas! Foto Hoax Tragedi Rohingya Beredar, Bisa Picu Ketegangan

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 4 September 2017 14:02
Awas! Foto Hoax Tragedi Rohingya Beredar, Bisa Picu Ketegangan
Konflik Rohingya menegang dipicu beredarnya foto-foto palsu di media sosial.

Dream - Etnis Rohingya yang mendiami distrik Rakhine kembali mengalami kekerasan oleh pihak militer Myanmar. Ribuan rumah dan tempat ibadah hancur dibakar.

Kabar mengenai konflik ini memicu meningkatnya kecaman di dunia internasional. Kecaman semakin menjadi dengan banyak beredarnya foto tentang kekejaman yang diklaim diambil dari peristiwa di Rakhine.

Sebagian foto memicu kemarahan, namun tidak sedikit yang ternyata palsu. Foto-foto itu ternyata tidak benar-benar diambil dari Rohingya.

Dilansir BBC, kabar mengenai Rohingya cukup samar. Ini lantaran jurnalis kesulitan mendapatkan akses untuk masuk dan meliput apa yang terjadi di Rakhine.

Bahkan bagi mereka yang berhasil masuk ke sana, banyak menemukan fakta situasi yang cepat berubah. Selain itu, permusuhan yang terus menegang kepada etnis Rohingya mempersulit pengumpulan informasi.

Beredarnya foto-foto yang diklaim diambil dari konflik Rohingya di media sosial dijadikan sumber informasi oleh sebagian orang. Sayangnya, banyak dari foto-foto tersebut yang ternyata palsu..

Baca juga: FOTO Derita Pengungsi Rohingya 

Seperti yang dilakukan Wakil Perdana Menteri Turki Mehmed Simsek pada 29 Agustus 2017 lalu, beberapa hari setelah konflik Rohingya kembali meletus. Lewat empat foto yang dia unggah di akun Twitternya, Simsek mendorong dunia internasional mendesak penghentian upaya pembersihan etnis Rohingya.

Unggahannya telah dikicaukan ulang (retweet) sebanyak 16 ribu kali. Tidak hanya itu, foto-foto tersebut juga disukai sebanyak 1.200 pengguna Twitter lainnya.

Tetapi, dia segera mendapat kritik tentang otentifikasi dari foto-foto itu. Tiga hari usai foto tersebut diunggah, lantaran banyak orang mempertanyakan keaslian foto itu, Simsek pun menghapusnya.

Foto pertama menunjukkan sejumlah mayat yang membengkak. Foto tersebut begitu sulit dilacak asal sumbernya.

 Foto palsu Rohingya

Sejumlah warga Burma yang melihat unggahan itu menyebutm foto itu merupakan para korban angin topan Nargis yang terjadi pada 2008. Sementara sebagian yang lain menyebut foto itu adalah foto korban insiden kapal di Myanmar.

Baca juga: FOTO Tarawih dan Tadarus Rohingya

Tidak ada foto serupa yang bisa ditemukan terkait insiden itu. Tetapi foto-foto yang sama muncul di sejumlah laman tertanggal tahun lalu.

Foto kedua menunjukkan seorang wanita berkabung karena seorang pria yang tewas dalam kondisi terikat di pohon. Foto itu ternyata diambil di Aceh pada Juni 2003 oleh seorang fotografer yang bekerja untuk Reuters.

Foto ketiga mengenai dua bayi yang menangis di atas jasad ibu mereka. Ternyata foto itu diambil di Rwanda pada Juli 1994 oleh Albert Facelty untuk Sipa, yang juga memengangi World Press Award.

Sementara foto keempat juga cukup sulit dilacak sumbernya. Foto tentang banyak orang yang menaiki perahu kecil dapat ditemukan pada laman sebuah NGO yang mengumpulkan bantuan untuk korban banjir di Nepal.

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen