Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: Merdeka.com)
Dream - Tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto kini mulai ditinggalkan kuasa hukumnya, setelah Otto Hasibuan menyatakan mundur, kini Fredrich Yunadi juga turut mengikuti langkah Otto.
Fredrich menjelaskan, alasan ia mundur karena adanya perbedaan pendapat antara dia dan juga pengacara lain, Maqdir Ismail.
" Satu kapal nggak bisa dua kapten," kata Fredrich saat dikonfirmasi, Jumat 8 Desember 2017.
Meski begitu, Fredrich menyatakan kalau ia tidak ada masalah dengan Otto. " Saya sama Pak Otto kan satu tim, Maqdir bukan satu tim sama saya," ucap dia.
Terkait dengan sidang perdana yang akan dijalani Setnov pada Rabu, 13 Desember 2017, Fredrich mengaku tidak memegang berkas perkaranya.
" Saya belum terima, yang menerima itu bukan saya," ujar dia.
Sebelumnya, Otto juga mundur sebagai pengacara Setnov lantaran tidak ada kesepakatan yang jelas terkait tata cara penanganan kasus tersebut.
" Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri," kata Otto di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat 8 Desember 2017. (San)
© Dream
Dream - Pengacara Otto Hasibuan menyatakan mundur sebagai kuasa hukum Ketua DPR RI, Setya Novanto (Setnov) dalam perkara kasus mega korupsi e-KTP. Otto beralasan tidak ada kesepakatan dan penjelasan yang jelas dari Setnov mengenai kasus yang menjeratnya.
" Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mengundurkan diri," kata Otto di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat, 8 Desember 2017.
Dia mengatakan tidak adanya kesepakatan itu akan menyulitkan Setnov dalam menghadapi kasus hukumnya. " Dan itu akan menyulitkan bagi saya juga untuk melakukan suatu pembelaan terhadap klien," ucap dia.
Otto tak membeberkan kesepakatan apa yang harus dibuat Setnov dengannya. Dia menyatakan harus menjaga rahasia Setnov sebagai mantan kliennya sebagai bagian dari kode etik advokat.
" Dalam kode etik advokat salah satu alasan yang dapat mengundurkan diri itu kalau para advokat dengan kliennya tidak menemukan kesepakatan, nah apa itu, tentu tidak bisa saya sampaikan," ucap dia.
© Dream
Pengacara Jessica Wongso pada kasus pembunuhan Mirna dengan racun sianida itu sudah menyampaikan secara langsung kepada Setnov mengenai pengunduran diri tersebut. Otto tidak ingin lagi menjadi kuasa hukum Setnov terhitung sejak Kamis, 7 Desember 2017.
Kini, dia memberikan surat pengunduran diri secara langsung kepada Setnov dan penyidik KPK.
" Terhitung tanggal kemarin sebenarnya, dan berlakunya hari ini, maka saya sudah tidak menjadi kuasa hukum Setya Novanto lagi dan dengan resmi saya mengundurkan diri sebagai kuasa hukum beliau," ujar dia.
Setelah mengundurkan diri, Otto berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Setnov padanya.
" Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Setya Novanto dan selamat berjuang dengan proses hukumnya," kata Otto.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya