Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi ibu yang baru pertama kali hamil, pasti muncul rasa kebingungan. Terutama di awal-awal kehamilan. Biasanya kehamilan baru disadari ketika haid sudah telat atau muncul mual dan sakit kepala.
Pada saat tersebut, kandungan bisa saja sudah berusia 4 minggu. Sejak awal kehamilan, tubuh sebenarnya memunculkan 'alarm', tapi sering tak disadari. Sebagian besar mereka yang hamil menganggapnya hanya keluhan flu ringan.
Agar Sahabat Dream lebih peka pada perubahan tubuh, terutama jika menanti kehamilan, perhatikan tanda-tanda berikut. Jika mengalaminya, bisa jadi sedang berbadan dua.
© Dream
Banyak ibu mengalami mimisan selama kehamilan. Ini adalah efek dari peningkatan hormon, yaitu melebarkan pembuluh darah di hidung yang dapat meningkatkan risiko mimisan. Gusi berdarah adalah efek samping yang serupa. Jadi, jangan kaget ya.
© Dream
Juga dikenal sebagai dysgeusia, perubahan sensorik ini muncul di trimester pertama dan bakal hilang dengan sendirinya. Perubahan hormon membuat kondisi sensorik jadi lebih sensitif dan membuat tak nafsu makan.
© Dream
Tidak bisa melewati pagi tanpa perlu buang air kecil? Ini bisa menjadi pertanda hamil. Rahim akan membesar dan memberi tekanan pada kandung kemih. Lama kelamaan, akan muncul keinginan buang air kecil lebih sering.
© Dream
Selama kehamilan, areola atau bagian hitam di sekitar puting akan lebih hitam. Hal ini karena hormon. Begitu juga ukurannya akan semakin besar dan melebar.
© Dream
Saat bangun, hidung terasa banyak lendir dari biasanya. Produksi lendir memang bakal meningkat karena tubuh seperti membuat pertahanan yang lebih berlapis untuk menjaga kehamilan.
Sumber: KidSpot
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya